• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Helios Gandeng Motadata, H...

Helios Gandeng Motadata, Hadirkan Solusi Pemantauan Infrastruktur IT Berbasis AI

Rabu, 04 Nov 2026, 20:15 WIB

JAKARTA – Kompleksitas infrastruktur teknologi informasi (IT) mendorong perusahaan untuk meningkatkan kemampuan pemantauan sistem dan mendeteksi potensi gangguan sebelum berdampak pada operasional. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Helios Informatika Nusantara (Helios) menjalin kemitraan dengan Motadata untuk menghadirkan solusi observability dan IT Service Management (ITSM) di Indonesia.

Kemitraan ini memperluas portofolio Helios, penyedia solusi infrastruktur IT, cloud, dan digital yang merupakan bagian dari CTI Group. Melalui kerja sama tersebut, perusahaan menghadirkan teknologi yang membantu organisasi memperoleh gambaran lebih menyeluruh mengenai kondisi infrastruktur, mengenali anomali lebih awal, serta mempercepat penanganan gangguan.

Ket. Foto: Royani Lo, CEO Helios, dan Amit Singhala, CEO Motadata. Helios bekerja sama dengan Motadata menghadirkan solusi observability berbasis AI dan ITSM untuk membantu perusahaan memantau infrastruktur IT, mendeteksi anomali, dan mengantisipasi gangguan operasional. — Sumber: Helios

Kebutuhan pemantauan infrastruktur semakin penting seiring penggunaan berbagai sistem yang saling terhubung, mulai dari pusat data internal (on-premise), layanan cloud, jaringan, aplikasi, hingga perangkat di berbagai lokasi.

Survei global Deloitte bertajuk 2026 Future of Infrastructure menunjukkan bahwa 69 persen pemimipin memperkirakan kebutuhan terhadap infrastruktur yang cerdas dan saling terhubung akan terus meningkat. Namun, 45 persen responden mengidentifikasi ketergantungan antarsistem sebagai salah satu tantangan utama.

Temuan tersebut menggambarkan tantangan perusahaan dalam mengelola data dan informasi yang tersebar di berbagai platform. Semakin banyak sistem yang digunakan, semakin besar pula kebutuhan untuk mengintegrasikan informasi pemantauan agar tim IT dapat memahami kondisi infrastruktur secara utuh.

CEO Helios, Royani Lo, mengatakan perusahaan perlu mengembangkan pendekatan pemantauan yang tidak hanya mencatat kondisi infrastruktur, tetapi juga mampu mengenali indikasi gangguan sebelum memengaruhi layanan.

Menurutnya, banyak perusahaan saat ini mengoperasikan kombinasi sistem lama, infrastruktur cloud, jaringan, aplikasi, dan perangkat lain. Kondisi tersebut membuat tim IT harus mengelola berbagai perangkat pemantauan sekaligus.

“Ketika jumlah sistem yang harus dipantau semakin banyak, tim IT tidak hanya menghadapi tantangan visibilitas, tetapi juga bagaimana mengenali anomali yang mungkin terlewat di antara begitu banyak informasi dari berbagai tools monitoring tersebut,” ujar Royani melalui keterangannya pada Rabu (4/11).

Dua Solusi untuk Pemantauan dan Pengelolaan Layanan IT

Melalui kemitraan tersebut, Helios menghadirkan dua produk Motadata yang memiliki fungsi saling melengkapi, yakni Motadata ObserveOps dan Motadata ServiceOps.

Motadata ObserveOps merupakan solusi observability berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Platform ini membantu tim IT memantau kondisi infrastruktur, jaringan, dan aplikasi, sekaligus menganalisis informasi dari berbagai sumber, termasuk log sistem.

Kemampuan tersebut ditujukan untuk membantu perusahaan mengidentifikasi pola tidak normal atau anomali yang berpotensi mengindikasikan gangguan. Dengan informasi yang terkumpul dari berbagai sumber, tim IT diharapkan dapat mengetahui kondisi sistem secara lebih menyeluruh dan mengambil tindakan lebih awal.

Sementara itu, Motadata ServiceOps merupakan platform pengelolaan layanan IT yang mengotomatisasi sejumlah proses operasional. Fungsinya mencakup penanganan insiden dan masalah, pengelolaan perubahan sistem, serta pemantauan aset dan data konfigurasi.

Kombinasi kedua solusi tersebut diarahkan untuk menghubungkan pemantauan infrastruktur dengan pengelolaan layanan IT. Dengan demikian, perusahaan tidak hanya memperoleh informasi mengenai kondisi sistem, tetapi juga dapat mengelola tindak lanjut ketika terjadi gangguan.

Menyasar Sektor yang Bergantung pada Layanan Digital

Kebutuhan terhadap pemantauan infrastruktur secara terintegrasi dapat ditemukan di berbagai sektor, terutama industri yang sangat bergantung pada ketersediaan layanan digital.

Sektor perbankan dan jasa keuangan, telekomunikasi, manufaktur, serta kesehatan menjadi beberapa bidang yang membutuhkan pengawasan sistem secara berkelanjutan. Gangguan pada infrastruktur IT di sektor-sektor tersebut dapat memengaruhi proses bisnis, pendapatan, reputasi, hingga kepercayaan pelanggan.

Tantangan juga muncul pada perusahaan yang masih mengoperasikan sistem lama (legacy systems) bersamaan dengan aplikasi berbasis cloud dan perangkat yang tersebar di berbagai lokasi. Perbedaan lingkungan teknologi tersebut membuat pemantauan dan pengelolaan infrastruktur menjadi semakin kompleks.

Sebagai distributor bernilai tambah atau value-added distributor (VAD), Helios tidak hanya menyediakan solusi teknologi, tetapi juga mendukung pelanggan dan mitra bisnis dalam mengevaluasi kebutuhan, merencanakan implementasi, serta mengintegrasikan produk dengan infrastruktur IT yang telah digunakan.

Dukungan teknis lokal juga disiapkan untuk membantu perusahaan menyesuaikan penerapan solusi dengan kondisi sistem dan kebutuhan operasional masing-masing.

CEO Motadata, Amit Singhala, mengatakan perusahaan di Indonesia semakin banyak menjalankan sistem di berbagai lokasi sehingga membutuhkan gambaran yang jelas mengenai kondisi keseluruhan infrastrukturnya.

“Helios menghadirkan keahlian teknis lokal untuk membantu perusahaan menerapkan ObserveOps dan ServiceOps sesuai dengan lingkungan IT masing-masing. Bekerja sama dengan Helios juga membantu kami memahami kebutuhan integrasi dan kepatuhan di pasar Indonesia dengan lebih baik,” kata Amit.

Melalui kemitraan ini, Helios dan Motadata membidik perusahaan yang membutuhkan pengelolaan infrastruktur IT secara lebih terintegrasi. Kemampuan memantau berbagai sistem, mengenali anomali, dan mengelola insiden menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan layanan digital di tengah meningkatnya ketergantungan bisnis terhadap teknologi.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.