Roma Berpeluang Perpanjang Derita MU
Selasa, 03 Nov 2026, 07:04 WIBMANCHESTER - Manchester United menghadapi ujian berat saat menjamu AS Roma dalam lagakeempat Liga Champions di Old Trafford, Rabu (4/11) dini hari WIB. Bukan sekadar memburu kemenangan, laga ini juga menjadi pertaruhan masa depan Michael Carrick yang semakin tertekan setelah sembilan pertandingan beruntun tanpa kemenangan.
Klub berjuluk Setan Merah kini terpuruk di peringkat ke-21 klasemen fase liga Liga Champions. Sedangkan di Liga Inggris mereka menempati posisi ke-17, hanya unggul selisih gol dari zona degradasi. Kemenangan terakhir MU di semua kompetisi terjadi hampir dua bulan lalu ketika mengalahkan Sabah, tim debutan kompetisi Eropa.
Kekalahan 0-2 dari Chelsea di Stamford Bridge akhir pekan lalu semakin memperburuk keadaan. Padahal, MU sempat tampil menjanjikan di babak pertama dan menciptakan sejumlah peluang. Amad Diallo dua kali gagal memaksimalkan kesempatan emas yang berpotensi membawa tim tamu unggul.
Namun, permainan mereka kembali merosot selepas jeda. Morgan Rogers membawa Chelsea unggul melalui aksi individu sebelum Lisandro Martinez menerima dua kartu kuning dalam rentang 90 detik. Pelanggaran keduanya berujung penalti yang sukses dieksekusi Cole Palmer.
Carrick mengakui tim asuhannya kembali kehilangan kendali setelah kebobolan. Meski demikian, dia masih melihat sisi positif dari penampilan babak pertama. âKami bermain cukup baik pada babak pertama, menciptakan peluang dan terlihat berbahaya. Namun, setelah kebobolan, pertandingan menjadi sulit dan situasinya dengan cepat berubah di luar kendali,â ujar Carrick.
Tekanan terhadap Carrick semakin besar. Setelah kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth, manajemen sempat memberikan dukungan kepadanya. Namun, rangkaian hasil buruk membuat kesabaran pendukung di Old Trafford semakin menipis.
Roma datang dengan kepercayaan diri jauh lebih tinggi. Tim asuhan Gian Piero Gasperini tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir, dengan empat kemenangan. Produktivitas mereka juga mengesankan setelah mencetak sedikitnya tiga gol dalam empat dari lima laga tersebut.
Kemenangan 5-2 atas Udinese menjadi gambaran kekuatan serangan I Giallorossi. Donyell Malen menjadi salah satu ancaman utama dengan delapan gol di Serie A dan tiga gol di Liga Champions. ben/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Bukan Cuma Perluas Lahan, Ini Rahasia Mentan Amran Bikin Sektor Pangan Efisien
-
Manchester United Hancur Lebur di Tangan Bournemouth di Old Trafford, Carrick Campur Aduk Nggak Karuan
-
Giv Nobatkan Yvette Eunike Rondonuwu sebagai Miss Beauty of Giving 2026
-
Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru
-
Pendaki Asal Belanda Alami Kecelakaan di Gunung Rinjani, Dievakuasi Pakai Helikopter
-
Ancaman El Nino, Dunia Usaha Hadapi Risiko Kerugian Berantai
-
Tradisi Hudoq Mahakam Ulu, Warisan Budaya yang Juga Menjaga Alam.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.