Roma Berpeluang Perpanjang Derita MU

Selasa, 03 Nov 2026, 07:04 WIB

MANCHESTER - Manchester United menghadapi ujian berat saat menjamu AS Roma dalam lagakeempat Liga Champions di Old Trafford, Rabu (4/11) dini hari WIB. Bukan sekadar memburu kemenangan, laga ini juga menjadi pertaruhan masa depan Michael Carrick yang semakin tertekan setelah sembilan pertandingan beruntun tanpa kemenangan.

Klub berjuluk Setan Merah kini terpuruk di peringkat ke-21 klasemen fase liga Liga Champions. Sedangkan di Liga Inggris mereka menempati posisi ke-17, hanya unggul selisih gol dari zona degradasi. Kemenangan terakhir MU di semua kompetisi terjadi hampir dua bulan lalu ketika mengalahkan Sabah, tim debutan kompetisi Eropa.

Ket. Foto: Pembalap asal Italia dari tim Mercedes, Kimi Antonelli, merayakan keberhasilannya meraih gelar juara dunia Formula Satu bersama pembalap asal Belanda dari tim Red Bull Racing, Max Verstappen (kiri), dan pembalap asal Inggris dari tim Ferrari, Lewis Hamilton (kanan), di akhir ajang Formula Satu Grand Prix Mexico City, yang berlangsung di sirkuit Hermanos Rodriguez, Mexico City, pada 1 November 2026. — Sumber: CARL DE SOUZA / AFP

Kekalahan 0-2 dari Chelsea di Stamford Bridge akhir pekan lalu semakin memperburuk keadaan. Padahal, MU sempat tampil menjanjikan di babak pertama dan menciptakan sejumlah peluang. Amad Diallo dua kali gagal memaksimalkan kesempatan emas yang berpotensi membawa tim tamu unggul.

Namun, permainan mereka kembali merosot selepas jeda. Morgan Rogers membawa Chelsea unggul melalui aksi individu sebelum Lisandro Martinez menerima dua kartu kuning dalam rentang 90 detik. Pelanggaran keduanya berujung penalti yang sukses dieksekusi Cole Palmer.

Carrick mengakui tim asuhannya kembali kehilangan kendali setelah kebobolan. Meski demikian, dia masih melihat sisi positif dari penampilan babak pertama. “Kami bermain cukup baik pada babak pertama, menciptakan peluang dan terlihat berbahaya. Namun, setelah kebobolan, pertandingan menjadi sulit dan situasinya dengan cepat berubah di luar kendali,” ujar Carrick.

Tekanan terhadap Carrick semakin besar. Setelah kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth, manajemen sempat memberikan dukungan kepadanya. Namun, rangkaian hasil buruk membuat kesabaran pendukung di Old Trafford semakin menipis.

Roma datang dengan kepercayaan diri jauh lebih tinggi. Tim asuhan Gian Piero Gasperini tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir, dengan empat kemenangan. Produktivitas mereka juga mengesankan setelah mencetak sedikitnya tiga gol dalam empat dari lima laga tersebut.

Kemenangan 5-2 atas Udinese menjadi gambaran kekuatan serangan I Giallorossi. Donyell Malen menjadi salah satu ancaman utama dengan delapan gol di Serie A dan tiga gol di Liga Champions. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.