Bansos bagi 2.200 Warga Tangerang Cair

Selasa, 03 Nov 2026, 01:15 WIB

TANGERANG – Kelompok lansia, penyandang disabilitas, dan anak sekolah, di Kabupaten Tangerang, menerima bantuan sosial (bansos) berupa uang tunai senilai Rp500.000. Mereka masuk dalam 2.200 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Penyaluran bansos terhadap ribuan KPM ini diberikan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Provinsi Banten. Sedangkan dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dari antara yang menerima adalah 300 KPM Kecamatan Rajeg.

Ket. Foto: Gubernur Banten, Andra Soni bersama Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung proses penyaluran bantuan sosial berupa uang tunai kepada masyarakat di Aula Kantor Kecamatan Rajeg, Senin (2/11). — Sumber: ANTARA/HO-Pemkab Tangerang

“Program bantuan sosial tersebut diberikan pemerintah daerah sebagai bentuk komitmennya dalam menjamin kesejahteraan warga melalui perlindungan sosial,” tandas Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, di Tangerang, Senin.

Ini melengkapi program yang sudah dijalankan Pemprov Banten. Kabupaten Tangerang juga memberikan bantuan kepada 4.000 masyarakat setiap tahunnya. “Jadi, bila digabungkan setiap tahunnya terdapat 6.200 KPM yang mendapatkan bantuan sosial,” jelasnya.

Maesyal menuturkan, sasaran penerima manfaat dari Pemkab dan Pemprov meliputi penyandang disabilitas, lanjut usia, anak yatim, serta para janda. Mereka membutuhkan perhatian dan dukungan penuh dari pemerintah. Dia menegaskan, sinergi tersebut merupakan wujud kehadiran nyata pemerintah untuk meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selain itu, juga menjaga kesinambungan program perlindungan sosial sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Mudah-mudahan ke depan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, jumlah warga yang menerima bantuan bisa terus ditingkatkan. Di samping itu kami juga tetap menjalankan pembangunan infrastruktur dan program lainnya,” jelas Bupati Maesyal. Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menambahkan, penyaluran bansos tahap pertama ini murni tanpa ada potongan apa pun.

“Kami pastikan tidak ada satu rupiah pun potongan terhadap bantuan sosial ini. Kami berharap bantuan bisa dimanfaatkan warga memenuhi kebutuhan dan melaksanakan kegiatan sehari-harinya,” ucap Andra Soni. Dia menambahkan, saat ini cakupan bantuan sosial Pemprov Banten telah menjangkau lebih dari 16.000 Kepala Keluarga. Ke depan dia berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan penerima manfaat serta memperkuat koordinasi lintas pemerintahan.

“Provinsi Banten ke depan berencana untuk terus meningkatkan cakupan jumlah penerima manfaat. Selain itu penguatan sinergi, baik dengan pemerintah kabupaten/kota maupun pusat akan terus dilakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” tandas Andra Soni.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.