Gol Kai Havertz Bawa Arsenal Menang di Anfield Setelah 14 Tahun

Senin, 02 Nov 2026, 06:05 WIB

Liverpool – Arsenal naik ke puncak klasemen Liga Inggris setelah meraih kemenangan pertama di markas Liverpool dalam 14 tahun terakhir. Gol cepat Kai Havertz membawa The Gunners menang 1-0 atas tuan rumah.

Juara bertahan Arsenal harus bekerja keras setelah gol Havertz pada menit ke-16, tetapi mereka mampu mempertahankan keunggulan untuk meraih kemenangan yang berpotensi menentukan dalam upaya mempertahankan gelar juara.

Ket. Foto: Kai Havertz membawa Arsenal unggul di Anfield. — Sumber: AFP

Arsenal kini unggul tiga poin atas Manchester City di puncak klasemen.

Namun, Manchester City diperkirakan menghadapi pengurangan poin dalam jumlah besar jika gagal membatalkan putusan bersalah atas lebih dari 100 dakwaan pelanggaran aturan Liga Inggris. Kemenangan ini pun menjadi pukulan besar bagi salah satu pesaing terkuat Arsenal dalam perebutan gelar.

"Sudah sangat lama kami tidak merasakan perasaan seperti ini di sini, dan kami benar-benar membutuhkannya," kata manajer Arsenal Mikel Arteta. "Kami sangat bangga dengan apa yang telah dilakukan tim, para pemain, dan semua orang."

Liverpool menampilkan salah satu periode permainan terbaik mereka pada awal masa kepelatihan Andoni Iraola. Mereka tampil agresif selama 30 menit setelah kebobolan, tetapi gagal memaksimalkan peluang. Kekalahan itu menjadi yang kedua bagi pelatih asal Spanyol tersebut dalam 14 pertandingan sejak meninggalkan Bournemouth.

Arteta sebelumnya melontarkan kritik keras terhadap para pemain Arsenal yang tersingkir dari Piala Liga pada Selasa setelah kalah dari Fleetwood, klub divisi keempat, dalam salah satu kejutan terbesar sepanjang sejarah kompetisi tersebut.

Pelatih Arsenal itu akhirnya mendapatkan respons yang diinginkan melalui penampilan kuat timnya sejak awal pertandingan.

Havertz, yang menjadi salah satu pemain paling banyak membuang peluang pada pertandingan tengah pekan, menebus kesalahannya dengan menyelesaikan umpan silang mendatar akurat dari Declan Rice.

Gol cepat tersebut memicu babak pertama yang berlangsung sengit ketika Liverpool berusaha bangkit.

Isak tak jatuh, Arsenal terhindar dari penalti

Iraola dan Arteta pernah bermain bersama saat masih muda di klub Basque, Antiguoko Kirol Elkartea.

Namun, mantan rekan Arteta itu membuat Arsenal menjalani salah satu sore paling sulit dalam beberapa musim terakhir. Pertahanan kokoh The Gunners harus bekerja keras untuk mempertahankan keunggulan hingga turun minum.

"Saya menyukai reaksi para pemain setelah tertinggal 0-1. Saya juga menyukai banyak momen dalam pertandingan ini," kata Iraola.

"Kami harus terus melangkah. Musim masih sangat awal. Arsenal berada dalam situasi terbaik, tetapi hari ini baru awal November," ujarnya.

Ketiga penyerang Liverpool yang masing-masing direkrut dengan nilai transfer lebih dari 100 juta poundsterling (sekitar 134 juta dollar AS) tampil bersama sejak awal. Ada tanda-tanda bahwa kombinasi Alexander Isak, Florian Wirtz, dan Bradley Barcola mulai menunjukkan perkembangan positif.

Isak justru membuat Arsenal terhindar dari kemungkinan hukuman penalti setelah ia tidak terjatuh ketika ditarik Jurrien Timber, saat gagal menyambut umpan berbahaya dari Barcola.

"Insiden Alex itu jelas penalti," kata Iraola. "Kita semua bisa melihat bahwa bajunya ditarik. Namun, karena dia tidak menjatuhkan diri, penalti tidak diberikan? Saya tidak memahaminya."

Wirtz melepaskan tendangan bebas melengkung yang membentur mistar dari sudut sempit. Sementara itu, Alexis Mac Allister seharusnya dapat mencetak gol melalui sundulan, tetapi bola justru melambung ke tribun di belakang gawang David Raya.

Waktu istirahat memberi Arsenal kesempatan untuk menata kembali permainan sekaligus meredam momentum Liverpool. Para pemain Iraola mulai kelelahan pada babak kedua.

Kiper Liverpool Alisson Becker melakukan penyelamatan gemilang untuk menepis tembakan Christos Tzolis yang mengarah ke sudut bawah gawang.

Namun, penyelamatan itu tidak cukup untuk menyelamatkan Liverpool. Arsenal mampu mempertahankan keunggulan, mencatatkan clean sheet, dan meraih kemenangan kedelapan dalam sembilan pertandingan liga.

Kekalahan tersebut membuat Liverpool yang berada di posisi kelima tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen. Mereka kini menghadapi tantangan berat untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar juara.

  • Arsenal

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.