Carrick Diberi Dua Laga untuk Selamatkan Pekerjaan Sebagai Pelatih Manchester United
Senin, 02 Nov 2026, 06:00 WIBMANCHESTER - Manchester United dikabarkan masih memberikan kesempatan kepada Michael Carrick untuk menyelamatkan posisinya sebagai pelatih. Manajemen klub disebut berkomitmen memberi setidaknya dua pertandingan tambahan kepada mantan gelandang Setan Merah itu sebelum mengambil keputusan mengenai masa depannya.
Kekalahan 0-2 dari Chelsea pada hari Minggu (1/11) dini hari WIB kembali meningkatkan tekanan terhadap Carrick. Sebelumnya, manajemen United juga sempat mempertahankannya setelah tim menelan kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth di kandang sendiri.
Namun, kepercayaan tersebut belum terbayar. United sebenarnya tampil lebih baik pada babak pertama saat menghadapi tim asuhan Xabi Alonso. Akan tetapi, gol pembuka Morgan Rogers, kartu merah Lisandro Martinez, serta penalti Cole Palmer membuat mereka kembali pulang tanpa poin.
Hasil tersebut semakin memperburuk posisi United di klasemen Liga Primer Inggris. Mereka kini berada di peringkat ke-17 dengan koleksi tujuh poin dari sembilan pertandingan. Selisih gol menjadi satu-satunya faktor yang membuat Setan Merah belum terjerumus ke zona degradasi.
Situasi itu semakin mengkhawatirkan karena United telah menelan tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi. Mereka juga tidak pernah menang dalam sembilan pertandingan sejak membantai Sabah 4-0 di Liga Champions pada 10 September. Bahkan, United belum mampu meraih satu kemenangan pun dalam laga tandang sepanjang musim 2026-2027.
Meski demikian, laporan The Athletic menyebutkan bahwa petinggi United ingin mempertahankan Carrick setidaknya hingga jeda internasional November sebelum mengambil keputusan besar mengenai posisi pelatih.
Carrick diperkirakan masih akan memimpin tim dalam dua pertandingan berikutnya, yakni menghadapi AS Roma di Liga Champions pada Selasa dan Aston Villa dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu mendatang.
Manajemen dikabarkan telah memberikan komitmen secara internal untuk memberi pelatih asal Inggris itu waktu tambahan guna membalikkan keadaan. Namun, hasil mengecewakan dalam satu atau kedua pertandingan tersebut berpotensi mempercepat pergantian pelatih.
Di tengah kesulitan Carrick membangkitkan performa tim, petinggi klub juga dilaporkan mulai mempertimbangkan sejumlah kandidat pengganti.
Meski demikian, Carrick masih mendapat dukungan dari sebagian besar suporter United. Dukungan tersebut tidak sepenuhnya berlaku bagi CEO Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox, yang turut menyaksikan kekalahan dari Chelsea di Stamford Bridge.
Carrick ditunjuk sebagai pelatih permanen pada musim panas dengan kontrak berdurasi dua tahun. Keputusan itu diambil setelah ia membawa United finis di posisi ketiga Liga Inggris musim 2025-2026, berkat catatan 11 kemenangan dari 16 pertandingan terakhir.
Namun, performa tim merosot tajam pada musim berikutnya. Dari 13 pertandingan di semua kompetisi musim 2026-2027, United hanya meraih dua kemenangan, empat hasil imbang, dan tujuh kekalahan. Catatan tersebut membuat Carrick hanya mengumpulkan rata-rata 0,77 poin per pertandingan.
Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan kursi pelatih United jika Carrick akhirnya diberhentikan. Salah satu kandidat yang dipertimbangkan adalah Julian Nagelsmann, mantan pelatih tim nasional Jerman.
Namun, United menghadapi persaingan untuk mendapatkan jasanya setelah Juventus dikabarkan telah menghubungi pelatih tersebut.
Nama Eddie Howe juga masuk dalam daftar kandidat utama. Akan tetapi, Newcastle United berhak menerima kompensasi sekitar tiga juta pound sterling jika United memutuskan merekrut pelatih asal Inggris itu.
Selain Nagelsmann dan Howe, Antonio Conte turut dikaitkan dengan posisi tersebut. Mantan pelatih Chelsea dan Tottenham Hotspur itu bahkan disebut-sebut menjadi salah satu kandidat kuat.
Meski demikian, Conte baru-baru ini mengeluarkan pernyataan untuk membantah kabar bahwa dirinya sedang menjalani pembicaraan lanjutan dengan Manchester United.
Untuk sementara, nasib Carrick masih bergantung pada dua pertandingan mendatang. Laga melawan Roma dan Aston Villa bisa menjadi kesempatan terakhirnya untuk membuktikan bahwa ia masih mampu mengembalikan Manchester United ke jalur kemenangan.
- Manchester United
- Michael Carrick
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Tradisi Hudoq Mahakam Ulu, Warisan Budaya yang Juga Menjaga Alam.
-
Lumayan, Transportasi Jakarta Terbaik Nomor 15
-
Misi Dagang Jatim-Aceh Tembus Rp1,084 Triliun, Kopi Gayo Dibidik ke Pasar Global
-
Manchester United Hancur Lebur di Tangan Bournemouth di Old Trafford, Carrick Campur Aduk Nggak Karuan
-
Kemenbud Targetkan Pengusulan Musik Dangdut sebagai Warisan Budaya Unesco pada 2027
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.