904 Siswa KSJPS Yogyakarta Dibekali Ketangguhan Hadapi Jenjang Pendidikan Baru

Senin, 02 Nov 2026, 19:15 WIB

YOGYAKARTA — Sebanyak 904 pelajar dari keluarga sasaran jaminan perlindungan sosial di Kota Yogyakarta mendapat penguatan motivasi dan ketangguhan diri untuk menghadapi perpindahan jenjang pendidikan. Dukungan kepada siswa dari keluarga kurang mampu tersebut tidak hanya diberikan melalui pembiayaan pendidikan, tetapi juga diarahkan untuk menjaga keberlanjutan sekolah mereka.

Para pelajar tersebut merupakan siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP yang masuk dalam daftar Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS). Mereka mengikuti Achievement Motivation Training (AMT) yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kota Yogyakarta pada 2-5 November 2026 di Taman Budaya Embung Giwangan.

Ket. Foto: Beberapa siswa peserta kegiatan AMT diajak berdialog. — Sumber: Dok. Pemkot Yogyakarta

Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkot Yogyakarta Agus Arif Nugroho mengatakan siswa KSJPS tidak cukup hanya mendapatkan dukungan pembiayaan. Motivasi, kedisiplinan, dan kesiapan mental juga diperlukan agar mereka memiliki tujuan pendidikan serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.

“Kita tidak semata-mata memberikan sebuah pembekalan saja, tetapi bagaimana membuka cara pola berpikir dan semangat anak-anak dibangkitkan kembali,” kata Agus Arif di Yogyakarta, Senin (2/11).

Penguatan tersebut terutama menyasar siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP karena mereka akan memasuki jenjang pendidikan baru. Peralihan dari SD ke SMP maupun SMP ke SMA/SMK dinilai membutuhkan kesiapan akademik sekaligus kemampuan beradaptasi dengan lingkungan dan tuntutan belajar yang berbeda.

“Saya yakin anak-anak di Kota Yogyakarta ini, kalau tolok ukur keberhasilan pendidikan itu angka akademik sebenarnya relatif tinggi. Tapi tentu kita berharap bagaimana anak-anak itu self resilience-nya (ketangguhan diri) lebih kuat untuk berani menghadapi kemajuan,” paparnya.

Agus juga mendorong siswa dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi untuk tetap percaya diri dan tidak menjadikan kondisi tersebut sebagai penghalang melanjutkan pendidikan. Para siswa diarahkan membuat komitmen dan rencana yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar sehari-hari.

Pelaksana Tugas Kepala Dindikpora Kota Yogyakarta Agus Trimadi mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mencegah persoalan ekonomi menghambat keberlanjutan pendidikan anak.

“Jadi kami memberikan motivasi ke anak-anak yang dalam kategori ada permasalahan di pembiayaan ini memiliki motivasi semangat belajar yang tinggi. Sehingga mendorong anak-anak dan orang tua-nya untuk melanjutkan studi lebih lanjut. Pemkot Yogyakarta menjamin dengan memberikan JPD dari sekolah sampai perguruan tinggi bagi peserta didik yang masuk daftar KSJPS,” terang Agus.

Menurut dia, dukungan melalui Jaminan Pendidikan Daerah (JPD) dan penguatan motivasi juga menjadi bagian dari intervensi pemerintah melalui sektor pendidikan untuk membantu pengentasan kemiskinan.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Yogyakarta juga menyerahkan secara simbolis beasiswa prestasi tingkat kelurahan tahun 2026.

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.