Sembilan Laga Tanpa Kemenangan, MU Makin Tertekan Usai Takluk dari Chelsea

Minggu, 01 Nov 2026, 00:06 WIB

Jakarta - Pelatih Manchester United (MU) Michael Carrick mengakui timnya kehilangan kendali permainan pada babak kedua saat takluk 0-2 dari Chelsea dalam lanjutan pekan kesembilan Liga Inggris 2026/27.

Kekalahan di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (31/10), memperpanjang catatan tanpa kemenangan Setan Merah menjadi sembilan pertandingan di semua kompetisi.

Ket. Foto: Pelatih Manchester United asal Inggris Michael Carrick usai timnya kalah 0-2 dari Chelsea dalam pertandingan Liga Inggris 2026/27 di Stamford Bridge pada Sabtu (31/10). — Sumber: Antara

"Kami tidak bisa mengembangkan permainan di babak kedua. Seharusnya kami sudah unggul di babak pertama. Segalanya berjalan sangat positif, sesuai dengan harapan kami. Kami tampil sangat berbahaya," ujar Carrick kepada TNT Sports, Sabtu.

Chelsea memastikan kemenangan melalui gol Morgan Rogers pada menit ke-50 dan penalti Cole Palmer pada menit ke-64.

MU juga harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain setelah bek Lisandro Martinez menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Wesley Fofana di kotak penalti.

Carrick menilai MU tampil menjanjikan sepanjang babak pertama dan mampu menciptakan sejumlah peluang. Namun, mereka gagal mengonversi peluang tersebut menjadi gol.

Situasi berubah setelah Chelsea membuka keunggulan melalui Rogers. Menurut Carrick, gol tersebut membuat MU kehilangan kendali permainan. Tekanan semakin besar setelah tuan rumah mendapat hadiah penalti.

"Namun, situasi justru berantakan di babak kedua. Kami kebobolan gol yang seharusnya bisa dihindari, lalu ada penalti. Kami benar-benar berada dalam tekanan berat. Pertandingan pun berbalik drastis," kata Carrick.

Meski demikian, Carrick menegaskan para pemainnya tidak kehilangan semangat setelah tertinggal.

"Menurut saya, mental para pemain tidak jatuh. Mereka berada dalam kondisi yang baik di babak pertama. Hal itu terlihat jelas dari performa mereka," ujarnya.

Terkait kartu merah Martinez, Carrick mengaku tidak menyaksikan secara langsung insiden yang membuat bek asal Argentina itu harus meninggalkan lapangan lebih awal.

Saat ditanya apakah dirinya kecewa terhadap Martinez, Carrick menjawab singkat, "Tidak." Ia juga tidak ingin memperpanjang pembahasan mengenai insiden tersebut maupun reaksi sang pemain setelah menerima kartu merah.

Carrick justru menyoroti tekanan dan emosi yang dirasakan tim setelah kembali gagal meraih kemenangan.

"Hari ini, para pemain sebenarnya sudah menjalankan permainan dengan baik, tetapi keadaan berbalik melawan kami secara drastis dan situasi menjadi kacau dengan sangat cepat. Saat ini, emosi sedang meluap-luap," tambahnya.

Di tengah rentetan hasil buruk tersebut, Carrick memastikan tetap memimpin MU dalam pertandingan berikutnya melawan AS Roma di Liga Champions pada Selasa mendatang.

Kekalahan dari Chelsea membuat MU tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara Liga Inggris dengan tujuh poin, hanya unggul satu angka dari zona degradasi.

Sebaliknya, Chelsea menembus empat besar setelah mengumpulkan 16 poin dari sembilan pertandingan.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.