Mourinho Buka Suara soal Masa Depan Trent Alexander-Arnold di Real Madrid

Minggu, 01 Nov 2026, 18:35 WIB

JAKARTA - Pelatih Real Madrid Jose Mourinho menanggapi spekulasi mengenai masa depan Trent Alexander-Arnold yang belakangan kesulitan mendapatkan tempat utama di tim. Mourinho mengaku tidak memperkirakan mantan bek Liverpool tersebut akan meminta hengkang meskipun posisinya sebagai bek kanan sempat ditempati Federico Valverde.

Alexander-Arnold menjalani periode yang tidak mudah sejak memperkuat klub berjuluk Los Blancos tersebut. Mourinho justru lebih sering menempatkan Valverde, gelandang asal Uruguay, di posisi bek kanan dibandingkan memainkan Alexander-Arnold maupun Denzel Dumfries.

Ket. Foto: Pelatih Real Madrid Jose Mourinho menanggapi spekulasi mengenai masa depan Trent Alexander-Arnold yang belakangan kesulitan mendapatkan tempat utama di tim. Mourinho mengaku tidak memperkirakan mantan bek Liverpool tersebut akan meminta hengkang meskipun posisinya sebagai bek kanan sempat ditempati Federico Valverde. — Sumber: Iconsport

Keputusan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai masa depan Alexander-Arnold di Santiago Bernabeu. Bahkan, pemain tim nasional Inggris itu sempat dikaitkan dengan kemungkinan kembali berkarier di Liga Premier Inggris.

Menjelang pertandingan La Liga melawan Racing Santander pada Minggu, Mourinho menjelaskan alasan di balik pilihan taktiknya. Pelatih asal Portugal itu mengaku telah berbicara langsung dengan Alexander-Arnold dan Dumfries mengenai berkurangnya kesempatan bermain mereka.

Mourinho menyebut keputusan menempatkan Valverde sebagai bek kanan bukan berarti dirinya mengesampingkan kemampuan kedua pemain tersebut. Ia mengaku tidak nyaman ketika harus membatasi kesempatan bermain pemain yang sudah dipersiapkan untuk mengisi posisi tertentu dalam skuad.

“Ini menyakitkan saya. Saya tidak suka menciptakan perasaan buruk pada pemain saya; saya suka menciptakan perasaan baik,” jelas Mourinho dalam konferensi pers pada Sabtu, seperti dikutip dari situs resmi Real Madrid.

“Ketika Anda membangun skuad berdasarkan dua pemain per posisi dan kemudian memasukkan pemain ketiga, itu adalah sesuatu yang tidak saya sukai, itu menyakitkan saya, dan itu membuat saya sedih.”

Meski demikian, Mourinho menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan kebutuhan tim secara keseluruhan. Menurutnya, Valverde memiliki karakter permainan yang sesuai dengan pendekatan taktik yang ingin diterapkan Madrid dalam beberapa pertandingan terakhir.

“Saya berpikir bahwa pada saat itu, hal terbaik untuk tim adalah mengubah lini tengah dan memainkan Fede sebagai bek sayap yang jauh lebih ofensif daripada yang lain, dengan memikirkan tim secara keseluruhan dan bukan hanya individu pemain.”

Penempatan Valverde di posisi bek kanan memberikan ruang bagi Mourinho untuk mengatur komposisi lini tengah Madrid. Ia dapat mencoba sejumlah kombinasi pemain, termasuk memasangkan Arda Guler dan Bernardo Silva bersama Aurelien Tchouameni.

Perubahan tersebut bertepatan dengan peningkatan performa Madrid yang mencatatkan lima kemenangan beruntun di seluruh kompetisi. Salah satu hasil penting dalam periode tersebut adalah kemenangan 2-1 atas Barcelona pada pertandingan El Clasico akhir pekan sebelumnya.

Mourinho mengatakan Alexander-Arnold dan Dumfries dapat menerima penjelasan mengenai keputusan taktik tersebut. Ia menegaskan bahwa kebijakan pemilihan pemain dilakukan demi kepentingan tim, bukan untuk merugikan individu tertentu.

“Saya mendapat sambutan baik dari Trent dan Dumfries ketika kami menjelaskan kepada mereka bahwa itu adalah keputusan untuk tim dan bukan melawan para pemain.”

Ketika ditanya mengenai kemungkinan kedua pemain tersebut meminta pindah, Mourinho menyampaikan keyakinannya bahwa hal itu tidak akan terjadi. “Saya rasa mereka tidak akan meminta untuk hengkang,” ujar mantan pelatih Chelsea dan Manchester United tersebut.

Peluang Alexander-Arnold kembali ke tim utama

Peluang Alexander-Arnold mendapatkan kesempatan bermain kembali terbuka menjelang pertandingan Madrid melawan Racing Santander. Valverde tidak masuk dalam skuad yang dibawa ke pertandingan tersebut setelah mengalami ketidaknyamanan otot seusai laga El Clasico.

Sebelumnya, Mourinho telah menyatakan bahwa Valverde tidak akan menjadi starter saat menghadapi Racing. Madrid kemudian mengonfirmasi daftar pemain yang dibawa tanpa menyertakan gelandang berusia 28 tahun tersebut.

Kondisi itu membuat Alexander-Arnold dan Dumfries berpeluang bersaing mengisi posisi bek kanan. Namun, Mourinho belum mengungkapkan siapa yang akan dipilih untuk mengisi posisi tersebut.

Bagi Alexander-Arnold, situasi ini menjadi kesempatan untuk kembali menunjukkan kemampuannya setelah kesulitan memperoleh tempat reguler sejak Mourinho menangani Madrid. Meski demikian, satu pertandingan belum tentu mengubah persaingan jangka panjang di posisi tersebut.

Mourinho juga mengingatkan bahwa jadwal pertandingan yang padat membuat rotasi pemain menjadi kebutuhan. Ia menyebut faktor kelelahan, akumulasi pertandingan, skorsing, hingga potensi cedera sebagai pertimbangan dalam menentukan susunan pemain.

Setelah menghadapi Racing Santander, Madrid dijadwalkan bertandang ke Yunani untuk melawan AEK Athens dalam lanjutan Liga Champions pada Rabu. Berikutnya, Los Blancos akan menjalani pertandingan tandang menghadapi Valencia pada Sabtu.

Dengan jadwal tersebut, Mourinho menegaskan bahwa setiap pemain akan memperoleh kesempatan bermain. “Pada akhirnya, semua orang akan bermain,” tegasnya.

Pernyataan Mourinho meredakan spekulasi mengenai kemungkinan Alexander-Arnold meninggalkan Real Madrid dalam waktu dekat. Namun, peluangnya untuk kembali menjadi pilihan utama masih bergantung pada persaingan internal dan kebutuhan taktik tim.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.