De Minaur Singkirkan Zverev Tantang Alcaraz di Final Wina Open

Minggu, 01 Nov 2026, 07:29 WIB

WINA – Alex de Minaur membuat kejutan dengan menyingkirkan Alexander Zverev dalam pertarungan tiga set yang berlangsung dramatis pada semifinal Vienna Open, Minggu (1/11) dini hari WIB. Petenis Australia itu menang 6-4, 1-6, 7-6 (7/4) untuk memastikan tempat di partai final dan akan menghadapi Carlos Alcaraz.

Kemenangan tersebut terasa istimewa bagi De Minaur karena Zverev tengah berada dalam performa terbaik setelah memastikan diri naik ke posisi nomor satu dunia dalam peringkat ATP pekan ini. Petenis Jerman itu bahkan pernah mengalahkan De Minaur pada semifinal Indian Wells, Maret lalu.

Ket. Foto: Alex de Minaur. — Sumber: ATP

Namun, kali ini De Minaur mampu membalikkan keadaan dan menunjukkan ketenangan luar biasa dalam pertandingan yang berlangsung selama dua jam 31 menit.

De Minaur mengawali pertandingan dengan baik dan merebut set pertama 6-4 setelah Zverev kehilangan kendali servis pada gim kelima. Namun, petenis Jerman itu bangkit dengan permainan agresif pada set kedua. Zverev melesat unggul 4-0 sebelum menutup set tersebut dengan kemenangan telak 6-1.

Memasuki set penentuan, kedua pemain tampil lebih berhati-hati. Tidak satu pun mampu mematahkan servis lawan hingga pertandingan harus ditentukan melalui tie-break.

Dalam situasi krusial tersebut, De Minaur tampil lebih agresif dan mengambil kendali permainan. Dia unggul 6-2, meski Zverev sempat menyelamatkan dua match point. Pada kesempatan ketiga, De Minaur akhirnya memastikan kemenangan dengan skor tie-break 7-4.

"Saya sangat bangga dengan cara menangani situasi ini. Saya tetap sangat tenang," ujar De Minaur seusai pertandingan.

"Saya bermain sangat agresif dalam tie-break. Saya bermain dengan cara saya sendiri. Saya memilih untuk terus menyerang dan memainkan tenis yang tepat. Itulah yang membuat perbedaan hari ini."

Di final, De Minaur akan menghadapi Alcaraz yang lebih dahulu mengamankan tiket setelah mengalahkan Daniil Medvedev 6-4, 7-6 (7/2). Petenis Spanyol tersebut hanya membutuhkan waktu satu jam 36 menit untuk menyelesaikan pertandingan.

Alcaraz, juara tujuh kali Grand Slam, memperpanjang rekor kemenangan beruntunnya di turnamen kategori ATP 500 menjadi 15 pertandingan. Medvedev memberikan perlawanan sengit, terutama pada set kedua, tetapi gagal menghentikan laju petenis nomor satu Spanyol tersebut.

"Rasanya luar biasa bisa mengalahkan pemain seperti Daniil di lapangan indoor, terlebih setelah performa bagus yang ditunjukkannya," kata Alcaraz.

"Saya sangat senang mendapatkan kesempatan tampil di final lagi, sekaligus menjalani final pertama saya di Wina."

Final Vienna Open akan menjadi pertemuan ketujuh antara De Minaur dan Alcaraz di level tur profesional. Kedua petenis juga sama-sama akan menjalani final pertama mereka di turnamen tersebut.

Sebelumnya, mereka pernah bertemu dua kali dalam partai final, yakni di Queen's Club pada 2023 dan Rotterdam pada 2025. Alcaraz selalu keluar sebagai pemenang dalam enam pertemuan mereka sehingga memiliki rekor sempurna 6-0 atas De Minaur.

Meski demikian, kemenangan atas Zverev menjadi modal berharga bagi De Minaur untuk mematahkan dominasi tersebut.

Bagi Medvedev, kekalahan di semifinal tetap tidak menghapus keberhasilan dalam pekan ini. Petenis Rusia itu memastikan tiket ke ATP Finals di Turin bulan depan setelah mencapai semifinal turnamen untuk kelima kalinya secara beruntun.

Sementara itu, kemenangan atas Zverev membawa De Minaur masuk ke zona kualifikasi ATP Finals. Dengan demikian, final Vienna Open bukan hanya menjadi kesempatan meraih gelar, tetapi juga peluang penting untuk memperkuat posisinya dalam persaingan menuju turnamen penutup musim tersebut.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.