Zverev Ukir Sejarah Rebut Peringkat Satu Dunia
Jumat, 30 Okt 2026, 08:08 WIBVIENNA â Alexander Zverev akhirnya mencapai puncak tertinggi tenis dunia. Petenis Jerman itu memastikan diri menjadi petenis nomor satu dunia untuk pertama kalinya dalam karier setelah mengalahkan Tallon Griekspoor 6-4, 7-5 pada babak kedua Vienna Open, Jumat (30/10) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut mengantarkan Zverev ke perempat final sekaligus memastikan posisinya di puncak peringkat ATP yang akan diperbarui Senin mendatang. Petenis berusia 29 tahun itu sebenarnya sudah dipastikan menutup musim 2026 sebagai pemain terbaik dunia. Namun, absennya Jannik Sinner akibat cedera membuat Zverev bisa mengambil alih posisi teratas lebih cepat.
âIni sangat istimewa. Perasaan berada di puncak dunia sungguh luar biasa,â kata Zverev.
âRasanya berbeda dibandingkan memenangi turnamen atau gelar juara. Namun, ada kebahagiaan tersendiri ketika mengetahui nama Anda akan berada di posisi nomor satu saat peringkat terbaru diumumkan.â
Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier Zverev. Selama bertahun-tahun, ia kerap dipandang sebagai salah satu petenis terbaik yang belum mampu menuntaskan ambisinya di turnamen Grand Slam.
Namun, musim 2026 menjadi titik balik. Zverev tampil luar biasa dengan merebut gelar French Open dan US Open, sekaligus mengakhiri penantian panjangnya untuk meraih gelar Grand Slam.
Kini, ia kembali mencatat sejarah dengan menjadi petenis putra ke-30 yang menduduki peringkat nomor satu dunia sejak sistem pemeringkatan ATP diperkenalkan pada 1973.
Ketika daftar peringkat terbaru dirilis Senin, Zverev akan berusia 29 tahun 196 hari. Ia menjadi petenis tertua kedua yang pertama kali mencapai posisi nomor satu, hanya berada di bawah petenis Australia John Newcombe.
Kesempatan Zverev merebut takhta terbuka setelah Sinner memutuskan mengakhiri musim pada awal Oktober akibat cedera lutut. Petenis Italia itu sebelumnya menduduki peringkat teratas dunia.
Zverev memastikan pencapaian bersejarah tersebut setelah melewati dua pertandingan di Vienna. Sebelum menundukkan Griekspoor, ia harus bekerja keras menghadapi petenis Spanyol Martin Landaluce pada babak pertama.
Dalam pertandingan hari Selasa, Zverev bahkan harus menyelamatkan empat match point sebelum akhirnya memastikan kemenangan. Namun, menghadapi Griekspoor, ia tampil jauh lebih meyakinkan.
Petenis asal Hamburg itu langsung mematahkan servis lawannya pada gim pertama. Keunggulan tersebut dipertahankan melalui servis-servis kuat dan permainan agresif hingga menutup set pertama.
Persaingan lebih ketat terjadi pada set kedua. Kedua pemain mampu mempertahankan servis hingga kedudukan 5-5. Zverev kemudian memanfaatkan kesempatan untuk mematahkan servis Griekspoor dan mengambil kendali pertandingan.
Drama kecil terjadi ketika Zverev mendapatkan match point. Sebuah pukulan smash yang dilepaskannya mengenai papan elektronik di belakang Griekspoor hingga menyebabkan sebagian panel mengalami gangguan.
Pertandingan sempat dihentikan. Setelah wasit menutup bagian panel yang bermasalah dengan handuk, Zverev kembali bersiap dan mengakhiri laga melalui servis yang tidak mampu dikembalikan lawannya.
Di pertandingan lain, mantan petenis nomor satu dunia Carlos Alcaraz juga melangkah ke perempat final. Petenis Spanyol itu mengalahkan Nikoloz Basilashvili dari Georgia 6-1, 7-6 (13-11).
Alcaraz selanjutnya akan menghadapi petenis Amerika Serikat Tommy Paul untuk memperebutkan tempat di semifinal.
Sementara itu, mantan petenis nomor satu dunia lainnya, Daniil Medvedev, juga melaju setelah melewati pertarungan tiga set melawan petenis Inggris Cameron Norrie.
Bagi Zverev, keberhasilan di Vienna menjadi penegasan bahwa musim 2026 merupakan periode terbaik dalam kariernya. Setelah menaklukkan panggung Grand Slam, ia kini resmi bersiap menempati takhta tertinggi tenis putra dunia.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Rekor Sempurna dalam 10 Laga Barcelona Bikin Optimistis, Hansi Flick Malah Ingatkan Ancaman Ini
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri untuk Tingkatkan Kemampuan Satlinmas, Apa Saja yang Dilatih?
-
Terindikasi Judol, 1.933 KPM di Sigi Sulteng Dicoret dari Daftar penerima Bansos
-
Napas Lega Bagi UMKM, Kemenkeu Rilis Mekanisme Bayar Utang Pajak Terbaru
-
Aksi Demo Berujung Rusuh di Prancis, WNI Diminta Waspada
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.