Universitas Sahid Gelar Konferensi Internasional Bahas Inovasi Digital dan Pariwisata Berkelanjutan

Jumat, 30 Okt 2026, 18:25 WIB

JAKARTA — Universitas Sahid (Usahid) menyelenggarakan konferensi internasional The 8th International Conference on Community Development (ICCD) 2026 di Aula Prof. Dr. Sukamdani Sahid Gitosardjono, Kampus 1 Universitas Sahid, Jakarta, pada Rabu, 14 Oktober 2026. Konferensi ini membahas peran inovasi digital, kewirausahaan, dan pariwisata berkelanjutan dalam mendorong pembangunan serta pemberdayaan masyarakat.

Mengusung tema “Synergizing Digital Innovation, Entrepreneurship, and Sustainable Tourism for Community Development: Strategies and Applications”, ICCD 2026 menjadi forum pertukaran pengetahuan antara akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara.

Ket. Foto: Para pembicara acara The 8th International Conference on Community Development (ICCD) 2026 berfoto bersama di Aula Prof. Dr. Sukamdani Sahid Gitosardjono, Kampus 1 Universitas Sahid, Jakarta, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini diikuti 117 peserta dan melibatkan lima perguruan tinggi untuk membahas inovasi digital, kewirausahaan, serta pariwisata berkelanjutan. — Sumber: Usahid

Konferensi yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sahid ini merupakan penyelenggaraan kedelapan. Prof. Dr. Nafiah Ariyani, S.E., M.Si. bertindak sebagai ketua pelaksana.

Melalui forum tersebut, para peserta membahas berbagai pendekatan dan hasil penelitian mengenai pemanfaatan teknologi digital, pengembangan kewirausahaan, serta pengelolaan pariwisata yang memperhatikan aspek keberlanjutan. Ketiga bidang itu dinilai memiliki keterkaitan dalam menciptakan peluang ekonomi dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

“ICCD 2026 menghadirkan sejumlah pembicara dari dalam dan luar negeri. Di antaranya Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya, pengusaha sekaligus mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, serta Rektor Universitas Sahid Prof. Dr. Giyatmi,” tulis Usahid dalam siaran pers, Jumat (30/10).

Pembicara internasional yang hadir meliputi Dr. Sharon Wilson dari Universiti Tunku Abdul Rahman, Malaysia; Dr. Samir Sani Abdulmalik dari Nigerian Army University, Nigeria; Assist. Prof. Jessica Lee dari Asia University, Taiwan; Doris Ifeoma Ogueri dari Shinawatra University, Thailand; serta Prof. Esyin Chew, Director Eureka Robotics Centre, Wales.

Kehadiran para pembicara dari berbagai latar belakang tersebut memberikan perspektif lintas negara mengenai penerapan inovasi dan strategi pemberdayaan masyarakat. Forum ini juga menjadi kesempatan untuk membagikan praktik dan pengalaman dalam mengembangkan solusi yang dapat diterapkan untuk menghadapi tantangan pembangunan.

Kolaborasi Lima Perguruan Tinggi

Penyelenggaraan ICCD 2026 melibatkan kolaborasi lima perguruan tinggi, yakni Universitas Sahid, Binus University, Universitas Budi Luhur, Universitas Mercu Buana, dan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Kerja sama tersebut diharapkan memperluas jejaring akademik sekaligus membuka peluang kolaborasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional. Secara keseluruhan, konferensi ini diikuti 117 peserta.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Universitas Sahid juga menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor Universitas Sahid, Prof. Dr. Ir. Giyatmi, M.Si., bersama Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif sekaligus Sekretaris Utama Bekraf RI, Dessy Ruhati.

Kerja sama itu diarahkan untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan ekonomi kreatif, pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia serta mendorong pemanfaatan hasil penelitian dalam sektor ekonomi kreatif.

Kegiatan ICCD 2026 turut dihadiri Rektor Universitas Budi Luhur Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc. dan Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Dr. H. M. Saifulloh, S.Sos., M.Si., bersama akademisi, peneliti, dan undangan lainnya.

Melalui penyelenggaraan konferensi ini, Universitas Sahid berupaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun kolaborasi lintas disiplin dan sektor. Inovasi digital, kewirausahaan, dan pariwisata berkelanjutan menjadi tiga bidang yang dibahas untuk mendukung pembangunan masyarakat yang inklusif dan berdaya saing.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.