- Home
-
- Megapolitan
-
- Tekanan Operasi Patuh Jaya...
Tekanan Operasi Patuh Jaya Lebih ke Edukasi
Kamis, 29 Okt 2026, 01:10 WIBJAKARTA â Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026 Polres Jakarta Selatan menekankan edukasi untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas kepada para penendara. âSekarang yang jelas diutamakan untuk edukasi dan imbauan kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Maklum sampai sekarang masih banyak warga belum sadar untuk tertib lalin,â kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto di Jakarta, Rabu.
Mujiyanto menuturkan, pendekatan edukasi lebih diutamakan dalam operasi tahun ini agar wawrga semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas. Dia menjelaskan, petugas memberikan edukasi dan imbauan secara langsung kepada pengendara.
Salah satu bentuk edukasi tersebut dilakukan dengan mengingatkan pengendara yang berhenti di lampu merah untuk mematuhi aturan. Mereka juga diminta membuka pelat nomor kendaraan yang ditutup. Menurut Mujiyanto, sosialisasi dilakukan secara masif agar warga lebih tertib dan pelanggaran lalu lintas dapat ditekan.
Dalam pelaksanaannya, kepolisian juga mengoptimalkan penindakan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik kamera statis maupun perangkat bergerak. Operasi Patuh Jaya 2026 berlangsung selama 14 hari dan tetap dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu.
Melalui kegiatan tersebut, kepolisian berharap kesadaran pengendara dalam menaati aturan lalu lintas meningkat sehingga tercipta ketertiban dan keselamatan di jalan raya.
Sementara itu,dalam Operasi Patuh Jaya, Polres Jakarta Selatan menyasar empat titik untuk meningkatkan ketertiban pengendara kendaraan bermotor. Keempat tempat tersebut adalah Fatmawati, Pasar Minggu, Kebayoran Lama, dan Ciputat Raya.
Mujiyanto menjelaskan, pelaksanaan operasi didukung personel yang dibagi dalam sesi pagi dan sore. Menurutnya, kepolisian mengerahkan sekitar 60 personel sesi pagi dan 60 personel sesi sore untuk mendukung kegiatan tersebut. Operasi Patuh Jaya berlangsung selama 14 hari dari 26 Oktober hingga 8 November.
Pada bagian lain Mujiyanto menyampaikan masalah pemasangan rambu di kawasan Pondok Indah adalah sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Hanya, rencana tersebut masih akan dibahas lebih lanjut dengan Dishub. Makanya, waktu pemasangan rambu tersebut belum dapat disampaikan.
Menurut dia, rencana pemasangan rambu serta penerangan tersebut berkaitan dengan upaya meningkatkan keselamatan di kawasan yang menjadi perhatian kepolisian setelah terjadinya kecelakaan lalu lintas.Â
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.