AS Imbau Kapal Komersial Jauhi Teluk Oman Guna Hindari Keterlambatan

Kamis, 29 Okt 2026, 15:41 WIB

MOSKOW - Amerika Serikat (AS) mengimbau kapal-kapal untuk menghindari pelayaran yang tidak mendesak melalui Teluk Oman dan Selat Hormuz guna menghindari keterlambatan.

Imbauan itu disampaikan melalui pernyataan Komando Pusat Angkatan Laut AS yang diterbitkan oleh Pusat Informasi Maritim Gabungan, Rabu.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Getty Images

"Mengingat situasi geopolitik saat ini, kapal-kapal yang tidak perlu melintasi wilayah tersebut diimbau untuk tetap berada pada jarak yang cukup jauh guna menghindari keterlambatan yang tidak perlu dalam pelayaran mereka," menurut pernyataan tersebut.

Pihak komando mengimbau awak kapal untuk bersiap mengubah haluan atau menghentikan pelayaran jika diperintahkan pasukan AS, dan menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk pemeriksaan sewaktu-waktu.

"Kapal-kapal netral yang membawa muatan atau dalam kondisi kosong yang berlayar di antara pelabuhan-pelabuhan netral di Teluk Oman dan Selat Hormuz bisa menjalani interogasi, pemeriksaan, dan penggeledahan untuk memastikan apakah tujuan mereka terkait dengan blokade yang berlangsung," katanya.

Pada 28 Februari 2026, AS dan Israel mulai menyerang sejumlah target di Iran, termasuk di Ibu Kota Teharan, yang memicu aksi balasan dari pihak Iran.

Pada pertengahan Juni 2026, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman yang bertujuan untuk mengakhiri permusuhan, namun tak lama kemudian, kedua belah pihak kembali saling serangan. Hingga saat ini, konflik AS-Iran belum terselesaikan.

Eskalasi di sekitar Iran telah menyebabkan blokade de facto di Selat Hormuz, jalur utama untuk pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.

Situasi tersebut juga berdampak pada tingkat ekspor dan produksi minyak di kawasan yang kemudian mendorong kenaikan harga. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.