Sampah Jadi Ladang Bisnis, Depok Dorong Perempuan Berkarya

Rabu, 28 Okt 2026, 13:46 WIB

Depok - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Depok, Jawa Barat, mengembangkan produk kerajinan berbahan dasar sampah menjadi produk bernilai ekonomi untuk mendorong pertumbuhan industri kreatif dan membuka peluang usaha bagi masyarakat.

"Upaya tersebut dilakukan untuk menjadikan sampah sebagai peluang industri kreatif sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat, khususnya perempuan, dalam menghasilkan produk unggulan," kata Ketua Dekranasda Kota Depok Siti Barkah Hasanah atau yang akrab disapa Cing Ikah di Depok, Rabu (28/10).

Ket. Foto: Ketua Dekranasda Kota Depok Siti Barkah Hasanah atau yang akrab disapa Cing Ikah. — Sumber: Antara

Ia mengatakan pemanfaatan sampah sebagai bahan baku kerajinan berpotensi dikembangkan menjadi industri kreatif yang melibatkan masyarakat, khususnya perempuan, agar dapat menghasilkan produk bernilai jual.

Selain mengembangkan kerajinan berbahan sampah, Dekranasda Kota Depok juga memperluas keterlibatan generasi muda atau Gen Z dalam pengembangan industri kreatif.

Menurut Siti Barkah, pelaku usaha kerajinan selama ini masih didominasi kelompok usia di atas 40 tahun. Karena itu, generasi muda perlu dilibatkan untuk berkontribusi sekaligus mempersiapkan penerus industri kreatif di Kota Depok.

Cing Ikah menambahkan, pihaknya juga menyiapkan pemilihan Duta Muda Dekranasda Kota Depok di bidang fesyen sebagai salah satu upaya menjaring talenta muda.

“Kami melihat ini sebagai peluang untuk merangkul anak-anak muda agar bisa berkembang sehingga dapat muncul talenta-talenta muda yang nantinya menjadi penerus dalam mengembangkan industri kreatif di Kota Depok,” tuturnya.

Selain itu, Dekranasda Kota Depok menggandeng sejumlah perguruan tinggi melalui program Dekranasda Goes to Campus untuk memperluas partisipasi mahasiswa dalam pengembangan produk kerajinan dan industri kreatif daerah.

Sejumlah perguruan tinggi yang menjadi potensi mitra di antaranya Universitas Indonesia (UI), Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Universitas Gunadarma, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPN Veteran Jakarta), dan Universitas Bina Sarana Informatika (BSI).

"Kami ingin merangkul mahasiswa, khususnya yang memiliki minat di bidang seni dan budaya untuk turut mengembangkan produk kerajinan dan industri kreatif khas Kota Depok," katanya.

Ia berharap Dekranasda Kota Depok terus berkembang, produk unggulan daerah semakin dikenal luas, serta industri kreatif mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

  • Kota Depok

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.