Liverpool Siapkan Rotasi untuk Hadapi Chelsea

Rabu, 28 Okt 2026, 06:38 WIB

LIVERPOOL - Liverpool dan Chelsea mengusung kepentingan berbeda ketika bertemu dalam laga putaran keempat Piala Liga Inggris atau EFL Cup di Anfield, Kamis (29/10) dini hari WIB. Tuan rumah berusaha menjaga momentum kebangkitan demi menembus perempat final. Sedangkan tim tamu membutuhkan kemenangan untuk memulihkan kepercayaan diri setelah tampil mengecewakan.

laga ini juga menjadi ujian strategi bagi Andoni Iraola dan Xabi Alonso dalam mengelola skuad di tengah jadwal padat. Chelsea melangkah ke babak ini setelah menyingkirkan Luton Town dan Leeds United. Liverpool memastikan tempat di putaran keempat lewat kemenangan 3-1 atas Tottenham Hotspur.

Ket. Foto: Striker Liverpool, Cody Gakpo (kedua dari kanan), dan Rio Ngumoha merayakan bersama rekan-rekan setimnya setelah mencetak gol pertama bagi timnya dalam pertandingan sepak bola persahabatan pramusim antara Liverpool dan Como di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 16 Agustus 2026. — Sumber: Darren Staples / AFP

Chelsea masih kesulitan menemukan konsistensi di bawah Alonso. Performa mereka naik turun. Kekalahan 0-2 dari Tottenham di Stamford Bridge, Sabtu lalu, memperlihatkan persoalan tersebut.

Alonso kini harus membangkitkan para pemain sekaligus meredakan kekecewaan suporter. Chelsea terbiasa mendominasi Tottenham, termasuk ketika sedang tidak berada dalam performa terbaik. Karena itu, kekalahan akhir pekan lalu bukan sekadar hasil buruk, melainkan pukulan terhadap kepercayaan diri tim.

Kunjungan ke kandang Liverpool menghadirkan tantangan tersendiri bagi pelatih asal Spanyol tersebut. Dalam dua kunjungan sebelumnya sebagai pelatih Bayer Leverkusen dan Real Madrid, Alonso selalu pulang dengan kekalahan. Tim asuhannya masing-masing menyerah 0-4 dan 0-1 tanpa mampu mencetak gol.

Tim asuhan Iraola hanya sekali kalah di seluruh kompetisi musim ini, yakni ketika takluk 0-3 dari Manchester City di awal bulan ini. Kekalahan itu terjadi setelah Ryan Gravenberch menerima kartu merah akibat dua pelanggaran yang berujung kartu kuning.

Setelah kekalahan itu, The Reds merespons dengan empat kemenangan beruntun di berbagai kompetisi. Salah satu yang paling dramatis adalah kemenangan 4-3 atas Villarreal di Liga Champions pekan lalu.

Mereka juga mengalahkan Brentford yang bermain dengan sembilan pemain serta mencatat kemenangan 6-3 atas Lask Linz beberapa hari setelah kekalahan dari Manchester City. Pada Minggu, Liverpool menundukkan Brighton 2-0.

Rangkaian hasil tersebut menunjukkan kemampuan Liverpool menghadapi berbagai situasi pertandingan. Mereka tidak hanya produktif dalam menyerang, tetapi juga mampu menjaga daya juang ketika tertinggal. Modal itu membuat tuan rumah lebih percaya diri menghadapi Chelsea.

Iraola tetap harus mempertimbangkan laga penting melawan juara bertahan Liga Inggris, Arsenal akhir pekan ini. Alisson Becker dan Virgil van Dijk berpeluang diistirahatkan. Bradley Barcola dan Florian Wirtz juga bisa mendapat waktu pemulihan.

Cody Gakpo dan pemain muda Rio Ngumoha berpeluang mendapat peran penting di lini serang. Ngumoha sebelumnya menyumbang dua assist ketika Liverpool mengalahkan Villarreal. James McConnell dan Lewis Koumas juga berpotensi tampil sejak menit pertama apabila Iraola memilih merotasi skuad.

Liverpool memiliki keuntungan bermain di Anfield dan sedang berada dalam tren positif. Mereka berpeluang menekan sejak awal untuk memaksa Chelsea melakukan kesalahan, tetapi rotasi pemain bisa memengaruhi kestabilan permainan. Jika terlalu banyak pemain utama diistirahatkan, keunggulan momentum belum tentu cukup untuk menjamin kemenangan.

Chelsea, sebaliknya, membutuhkan pendekatan yang lebih disiplin. Menjaga jarak antarlini, membatasi ruang gerak pemain Liverpool, dan memaksimalkan serangan balik dapat menjadi jalan untuk menciptakan kejutan. Namun, strategi tersebut hanya akan efektif jika lini tengah mampu bertahan sekaligus mengalirkan bola dengan cepat ke depan.

Kondisi Tim

Liverpool masih kehilangan Conor Bradley, Hugo Ekitike, Jeremie Frimpong, Giovanni Leoni, dan Dominik Szoboszlai akibat cedera. Kondisi Wirtz dan Munoz menambah pekerjaan rumah bagi Iraola dalam menentukan komposisi terbaik.

Di kubu Chelsea, absennya Cole Palmer menjadi kehilangan besar. Gelandang serang tersebut harus menjalani skorsing setelah menerima kartu merah dalam kekalahan dari Tottenham. Reece James dan Emiliano Martinez juga tidak tersedia akibat cedera. ben/G-1

Perkiraan Formasi

Liverpool 4-2-3-1

Mamardashvili

Araujo, Jacquet, Gomez, Kerkez

Nyoni, Mac Allister

Ngumoha, McConnell, Gakpo

Koumas

Chelsea 4-3-3

Penders

Gusto, Fofana, Colwill, Palestra

Caicedo, Lavia, Barco

Estevao, Welbeck, Rogers

  • Piala Liga Inggris

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.