Basket NBA: Memphis Grizzlies Awali Musim dengan Catatan 3-0, Ty Jerome Jadi Mesin Poin
Selasa, 27 Okt 2026, 00:06 WIBSALT LAKE CITY â Memphis Grizzlies mengawali musim NBA 2026-2027 dengan catatan sempurna 3-0. Performa impresif guard veteran Ty Jerome dan kontribusi menjanjikan rookie Cameron Boozer menjadi kunci keberhasilan Memphis menjelang pertandingan ulang melawan Utah Jazz di Salt Lake City, Selasa (27/10).
Memphis mencatat kemenangan 123-112 atas Sacramento Kings pada hari Senin (26/10). Hasil tersebut membuat Grizzlies memulai musim dengan tiga kemenangan beruntun untuk ketiga kalinya dalam sejarah klub sekaligus menjadi awal terbaik mereka sejak musim 2017-2018.
Jerome tampil sebagai motor serangan Memphis setelah mendapat kesempatan menjadi starter menyusul kepergian Ja Morant pada bursa transfer musim panas. Sebelum menghadapi Sacramento, ia memimpin daftar pencetak angka NBA dengan rata-rata 36,5 poin per pertandingan.
Melawan Kings, Jerome kembali menjadi pemain paling produktif Memphis dengan torehan 31 poin. Ia juga tampil sempurna dalam eksekusi lemparan bebas, memasukkan seluruh 14 kesempatan yang didapatnya.
Performa tersebut melanjutkan penampilan gemilang Jerome pada pertandingan pembuka musim. Saat Memphis mengalahkan Utah 123-103 lima hari sebelumnya, ia mencetak rekor pribadi dengan 45 poin.
Pelatih Memphis Tuomas Iisalo mengaku terkesan dengan kontribusi Jerome, meski tidak terkejut melihat dampak besar yang diberikan sang pemain pada awal musim.
Jerome sebelumnya harus bekerja keras untuk memulihkan kondisi setelah mengalami cedera betis serius sebelum dimulainya musim lalu. Kerja keras sepanjang musim semi dan musim panas menjadi bekal penting untuk kembali tampil kompetitif.
âKondisi fisik yang dia tunjukkan saat mengikuti pemusatan latihan merupakan hasil kerja keras luar biasa sepanjang musim semi dan musim panas,â kata Iisalo.
âDia telah menempatkan dirinya dalam situasi yang sangat baik. Kepercayaan diri yang ditunjukkannya saat bermain sungguh luar biasa.â
Selain Jerome, Memphis juga mendapat kontribusi positif dari Cameron Boozer, pilihan ketiga NBA Draft 2026.
Pemain forward berusia 19 tahun itu membukukan 16 poin dan 11 rebound saat menghadapi Sacramento. Sebelumnya, Boozer mencatat 25 poin dan 13 rebound ketika Memphis menang di kandang Golden State Warriors pada Jumat.
Meski akurasi tembakannya masih belum konsisten pada awal musim, Boozer menunjukkan kematangan dan kepercayaan diri yang melampaui usianya.
âBoozer adalah pemain berusia 19 tahun paling matang yang pernah saya lihat,â ujar Jerome.
Di kubu lawan, Utah Jazz berusaha bangkit setelah menelan kekalahan kedua dalam tiga pertandingan pertama musim ini. Mereka akan kembali menghadapi Memphis hanya lima hari setelah kalah 103-123 dalam pertemuan pertama di kandang sendiri.
Jazz sebelumnya tumbang 123-132 saat menjamu Los Angeles Lakers pada Minggu, meski sempat memimpin hingga 18 poin setelah mencetak 47 angka pada kuarter pertama.
Namun, Lakers mampu membalikkan keadaan berkat penampilan luar biasa Luka Doncic yang mengemas 52 poin.
Pelatih Utah Will Hardy tetap melihat sejumlah perkembangan positif dari timnya, terutama dalam aspek ofensif dan kemampuan pemain muda menghadapi lawan berkualitas tinggi.
âSaya pikir tim kami berkembang dalam banyak aspek. Permainan ofensif kami mengalami kemajuan,â kata Hardy.
âPertandingan melawan pemain-pemain terbaik, terutama pada fase akhir laga, sangat berharga bagi para pemain muda kami. Pengalaman ini akan memberikan manfaat bagi tim ke depannya.â
Utah juga menunjukkan kekuatan dalam perebutan bola pantul ofensif dengan mengamankan 20 rebound serangan melawan Lakers. Upaya tersebut menghasilkan 34 poin kesempatan kedua. Jazz turut mencetak 58 poin di area paint, unggul 28 angka dibandingkan Lakers.
âHal-hal tersebut menjadi fokus kami dan berhasil dijalankan dengan baik,â ujar Hardy.
Lauri Markkanen menjadi pencetak angka terbanyak Utah dengan 28 poin. Sementara itu, Keyonte George nyaris mencatat triple-double pertama dalam kariernya setelah mengemas 24 poin, 10 assist, dan sembilan rebound.
Jaren Jackson Jr., mantan bintang Memphis, turut menyumbang 20 poin bagi Utah.
Pertemuan kedua dalam rentang lima hari ini menjadi kesempatan bagi Memphis untuk mempertahankan rekor sempurna sekaligus membuktikan bahwa awal impresif mereka bukan sekadar kejutan.
Kehadiran Jerome sebagai pencetak angka utama dan kontribusi Boozer sebagai rookie memberikan dimensi baru bagi permainan Grizzlies. Namun, Utah tetap berpotensi menyulitkan jika mampu mempertahankan intensitas permainan dan memperbaiki konsistensi pada kuarter-kuarter penentuan.
Bagi Memphis, kemenangan berikutnya akan memperpanjang momentum positif sekaligus mempertegas ambisi mereka untuk kembali menjadi kekuatan kompetitif di NBA musim ini.
- Memphis Grizzlies
- Sacramento Kings
- basket nba
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Russia Longgarkan Ekspor, 300.000 Ton Solar Siap Mengalir
-
Kelembagaan Lemah, Petani Rentan dalam Kemitraan
-
Kembali Bugar, Jessica Pegula Bidik Hasil Maksimal di Wuhan
-
Prabowo Dijadwalkan Resmikan Pagar Gajah Way Kambas, Solusi Baru Atasi Konflik Manusia dan Gajah
-
Kemnaker Bidik 70 Persen Lulusan Vokasi Terserap Dunia Kerja.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.