Serie A Italia: Inter Milan Menang Dramatis atas Fiorentina, Kembali ke Puncak Klasemen

Senin, 26 Okt 2026, 09:32 WIB

ROMA — Inter Milan merebut kembali posisi teratas klasemen Serie A setelah menundukkan Fiorentina 2-1 melalui dua gol pada masa injury time di Stadion San Siro, Senin (26/10) dini hari WIB. Sementara itu, Juventus dan AC Milan juga bangkit dari hasil kurang memuaskan dengan meraih kemenangan.

Fiorentina sempat berada di ambang kemenangan mengejutkan setelah Alex Jimenez melepaskan tembakan keras yang membawa tim tamu unggul. Namun, Marcus Thuram menyamakan kedudukan pada menit ke-91 sebelum memenangkan penalti yang dikonversi Piotr Zielinski pada menit ke-98.

Ket. Foto: Pemain Inter Milan dan Fiorentina berebut bola dalam laga Serie A, Senin (26/10) dini hari WIB. — Sumber: Goal

Kemenangan dramatis tersebut mengangkat Inter ke puncak klasemen dengan 22 poin, jumlah yang sama dengan Lazio, yang menjadi kejutan dalam persaingan papan atas musim ini. Sebaliknya, Fiorentina memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi empat pertandingan dan masih tertahan di peringkat ke-18.

Dalam pertandingan lainnya, Juventus mengalahkan Lecce 2-0 untuk naik ke posisi ketujuh setelah melewati periode sulit. AC Milan juga meraih kemenangan 2-0 di markas Udinese, sekaligus bangkit setelah menelan kekalahan telak dari Bournemouth di kompetisi Eropa. Hasil itu membawa Milan ke peringkat keempat.

Kemenangan atas Fiorentina menjadi kemenangan comeback kelima Inter musim ini. Meski kembali kebobolan, yang membuat jumlah gol bersarang di gawang mereka mencapai 10, pelatih Cristian Chivu tidak terlalu mencemaskan persoalan pertahanan timnya.

“Itulah sepak bola. Terkadang Anda kebobolan,” kata Chivu kepada DAZN.

“Hal terpenting adalah tidak kehilangan semangat dan tetap mempertahankan mentalitas yang sama. Sejak saya datang ke sini, saya selalu mengatakan bahwa pertandingan berlangsung selama 90 menit.”

Chivu juga menegaskan tidak ingin melihat para pemain larut dalam kekecewaan ketika menghadapi kesulitan.

“Saya tidak ingin melihat siapa pun mengasihani diri sendiri. Saya ingin melihat para pemain merespons setiap kemunduran,” ujarnya.

Inter sebenarnya tampil lebih dominan pada babak pertama, tetapi gagal menembus pertahanan Fiorentina yang dikawal David de Gea.

Justru Fiorentina yang berhasil mencuri keunggulan pada menit ke-65. Jimenez, mantan pemain AC Milan, mengejutkan kiper debutan Inter, Ivan Provedel, melalui tembakan jarak jauh dari sudut sempit yang meluncur ke pojok atas gawang.

Inter meningkatkan tekanan demi mengejar gol penyeimbang. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil ketika Thuram mengarahkan tembakan ke sudut bawah gawang pada menit ke-91.

Drama belum berakhir. Thuram kemudian memenangkan penalti pada detik-detik terakhir pertandingan. Zielinski yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik dan memastikan kemenangan 2-1 bagi Inter.

AC Milan mempertahankan rekor belum terkalahkan di Serie A musim ini setelah mengalahkan Udinese 2-0 di kandang lawan. Kemenangan tersebut menjadi respons positif setelah mereka menelan kekalahan telak dari Bournemouth pada pertengahan pekan.

Pelatih Milan, Ruben Amorim, mengakui timnya masih membutuhkan waktu untuk memperbaiki sejumlah aspek permainan. Namun, keterbatasan waktu latihan membuat proses pembenahan harus dilakukan di tengah pertandingan.

“Kami membutuhkan waktu untuk memperbaiki beberapa hal, tetapi terkadang kami bahkan tidak punya cukup waktu untuk membahas persoalan yang muncul pada pertandingan sebelumnya,” kata Amorim kepada DAZN.

“Kami terus belajar melalui pertandingan, video, dan pertemuan tim karena selama tiga pekan kami hampir tidak memiliki sesi latihan. Saya bangga kepada para pemain ini karena mereka memperhatikan semua hal.”

Milan membuka keunggulan pada menit keenam melalui Christian Pulisic. Ia mengontrol umpan panjang Luka Modric dengan baik sebelum menyelesaikannya secara tenang.

Omari Hutchinson kemudian menggandakan keunggulan Milan pada babak kedua melalui penyelesaian jarak dekat. Gol tersebut menjadi gol pertamanya untuk Rossoneri.

Tambahan tiga poin membuat Milan mengoleksi 18 poin, sama dengan Roma yang berada di posisi ketiga. Milan juga meraih kemenangan tandang pertamanya di liga musim ini.

Sebaliknya, Udinese semakin terpuruk setelah menelan kekalahan keenam secara beruntun. Mereka kini menempati peringkat ke-17.

Juventus juga memperoleh kemenangan penting saat bertandang ke markas Lecce. Hasil ini sedikit meredakan tekanan terhadap pelatih Luciano Spalletti setelah timnya hanya meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan liga sebelumnya.

Kekalahan telak 0-3 dari Lazio di kandang pada pekan lalu membuat Juventus terpuruk di papan tengah. Hasil imbang 2-2 melawan Rennes di kompetisi Eropa pada pertengahan pekan juga belum mampu memperbaiki suasana di Turin.

Namun, Juventus bangkit di Lecce. Weston McKennie membuka keunggulan setelah menyelesaikan tendangan bebas Douglas Luiz. Gelandang asal Brasil itu kemudian mencetak gol kedua melalui tembakan yang mengarah ke sudut bawah gawang sebelum turun minum.

Lecce mencoba memberikan perlawanan pada babak kedua, tetapi upaya mereka semakin sulit setelah Kialonda Gasper menerima kartu merah pada menit terakhir pertandingan.

“Kami bermain sangat baik dalam hal memainkan sepak bola cepat dengan kepala tegak,” ujar Spalletti kepada Sky Sport.

“Kami sedikit kehilangan kendali dalam mengelola babak kedua. Setelah itu, semuanya menjadi lebih sulit karena keberanian kami berkurang. Kami seharusnya tetap melakukan hal-hal yang sama seperti pada babak pertama.”

Dalam pertandingan lain, Atalanta dan Frosinone menyuguhkan laga penuh gol dengan hasil imbang 4-4 di Bergamo.

Sementara itu, Genoa mengalahkan tim juru kunci Venezia dengan skor 1-0. Kemenangan tersebut membawa Genoa keluar dari zona degradasi.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.