Borobudur & Beyond 2026: Pariwisata Magelang Buka Peluang, Siapa Siap Menangkap Pasar?

Senin, 26 Okt 2026, 17:15 WIB

MAGELANG – Borobudur & Beyond Tourism Expo (BBTE) 2026 menjadi wadah strategis bagi pelaku industri pariwisata untuk memperluas jaringan bisnis, memperkenalkan produk dan destinasi unggulan, serta membangun kemitraan melalui pertemuan bisnis langsung antara seller dan buyer pariwisata.

Ketua Panitia BBTE 2026 Sugeng Sugiantoro di Magelang, Senin (26/10), menyampaikan, kegiatan ini mengusung konsep Business-to-Business (B2B) Tourism Marketplace, mempertemukan pelaku perhotelan, pengelola destinasi wisata, desa wisata, atraksi, transportasi, restoran, dan penyedia layanan pendukung dengan travel agent, tour operator, destination management company, corporate buyer, serta pelaku industri MICE.

Ket. Foto: Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. — Sumber: ANTARA/Heru Suyitno

Ia menuturkan, BBTE 2026 dipersiapkan sebagai ruang pertemuan bisnis yang produktif bagi seluruh pelaku industri pariwisata. Melalui sistem Pre-Scheduled Appointment (PSA), ingin memastikan setiap buyer dan seller memiliki kesempatan untuk membangun komunikasi bisnis yang lebih terarah, efektif, dan berpotensi menghasilkan kerja sama nyata.

"Kami juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Magelang, Pemerintah Kota Magelang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta seluruh mitra industri yang turut berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Kami berharap BBTE 2026 tidak hanya menjadi ajang pertemuan bisnis, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan industri pariwisata di Magelang serta Jawa Tengah," katanya.

Ia melihat Jawa Tengah, khususnya kawasan Borobudur dan Magelang, memiliki potensi yang besar untuk berkembang sebagai destinasi pariwisata dan MICE yang berdaya saing. Namun, potensi destinasi perlu didukung oleh akses pasar, jaringan distribusi, serta kolaborasi bisnis yang berkelanjutan.

Ia menyampaikan, kehadiran pavilion daerah diharapkan membuka akses langsung bagi pengelola destinasi dan usaha wisata lokal menuju jaringan pemasaran pariwisata yang lebih luas.

Dukungan panitia penyelenggara dengan menghadirkan 11 stands UMKM dari Kabupaten dan Kota Magelang, turut memeriahkan acara BBTE 2026.

Rangkaian kegiatan dimulai pada 25 Oktober 2026 dengan registrasi peserta dan Buyer Networking Dinner yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Magelang di Restoran Manohara Borobudur.

Opening ceremony berlangsung pada 26 Oktober 2026, disusul pertemuan bisnis dan welcome dinner di Puri Asri Hotel & Resort. Pada 27 Oktober, pertemuan bisnis dilanjutkan dengan Farewell Dinner di Pendopo Pengabdian, Kota Magelang, dengan dukungan Pemerintah Kota Magelang. Buyer Post-Tour Mengenalkan Borobudur dan Magelang. Pada 28 Oktober 2026, Buyer Post-Tour dijadwalkan mencakup kunjungan ke kawasan Candi Borobudur, makan siang di Nalendro Cafe Borobudur, serta pengenalan potensi wisata dan produk lokal Magelang.

Ia menyampaikan, pengalaman langsung ini diharapkan memperkuat pemahaman buyer terhadap destinasi dan membuka peluang penyusunan paket wisata baru.

Mendorong ekonomi pariwisata daerah melalui perpaduan pertemuan B2B, jejaring industri, promosi destinasi, dan kunjungan wisata, BBTE 2026 diharapkan mendukung aktivitas akomodasi, transportasi, kuliner, atraksi wisata, dan jasa MICE.

  • Borobudur & Beyond

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.