Sekolah Rakyat Perluas Ruang Berkarya Siswa

Minggu, 25 Okt 2026, 21:52 WIB

BANYUWANGI – Sekolah Rakyat memperluas kesempatan siswa mengembangkan bakat melalui Festival Gandrung Sewu 2026 di Banyuwangi, Jawa Timur. Empat siswi terpilih tampil bersama 1.300 penari dalam pertunjukan kolosal di Pantai Boom, Sabtu (24/10).

Keterlibatan tersebut menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan seni sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka. Kegiatan ini juga mendorong generasi muda mengenal dan melestarikan budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan bangsa.

Ket. Foto: — Sumber: Kementerian Sosial

Kepala Sekolah Rakyat Banyuwangi jenjang SD dan SMP, Winarno, mengatakan empat siswinya berhasil lolos seleksi ketat. Mereka adalah Nurul Hikmah Rania Safitri, Ervina Dwi Nanda, Mariyani Astuti, dan Fenita Berlian.

"Kami bangga karena empat siswi tersebut berhasil terpilih setelah bersaing dengan ratusan peserta lainnya. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler dapat membuka kesempatan siswa mengembangkan potensi dan bakat," kata Winarno.

Ia berharap, keikutsertaan siswi Sekolah Rakyat dalam festival tersebut dapat menginspirasi peserta didik lainnya untuk berkarya. Winarno juga berharap pengalaman itu menumbuhkan kecintaan siswa terhadap seni tradisional, khususnya Tari Gandrung sebagai ikon Banyuwangi.

Kepala Sekolah Rakyat Banyuwangi jenjang SMA, Chitra Arti Maharani, mengatakan partisipasi tersebut bertujuan mengembangkan bakat dan kemampuan siswa. Kegiatan ini juga diharapkan menumbuhkan keberanian tampil, kepercayaan diri, serta semangat bersaing secara positif.

"Siswa Sekolah Rakyat perlu memperoleh kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan talenta melalui kegiatan seni. Kami harapkan para siswa berani tampil di ruang publik dan menyadari bahwa mereka mampu bersaing dengan peserta lainnya," kata Chitra.

Festival Gandrung Sewu 2026 mengusung tema Kembang Darmo dan menghadirkan pertunjukan kolosal dengan konsep cahaya dalam gelap. Penampilan ribuan penari turut didukung tata cahaya serta pertunjukan pesawat nirawak yang menambah daya tarik festival.

Gandrung merupakan tarian tradisional masyarakat Osing di Banyuwangi yang berkembang menjadi simbol identitas dan kebersamaan masyarakat setempat. Tarian tersebut juga mengandung nilai rasa syukur, penghormatan terhadap alam, serta semangat menjaga warisan leluhur.

Melalui partisipasi dalam festival tersebut, Sekolah Rakyat turut memberikan ruang bagi siswa untuk belajar di luar lingkungan sekolah. Pengalaman ini diharapkan memperkuat karakter, kecintaan terhadap budaya bangsa, serta keberanian siswa mengembangkan potensi diri. ils/I-1

  • Sekolah Rakyat

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.