- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemkot Bekasi Dorong Penge...
Pemkot Bekasi Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
Minggu, 25 Okt 2026, 18:43 WIBKOTA BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Salah satunya melalui bank sampah RW yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bekasi.
Menurut Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, pentingnya membangun budaya memilah sampah dari rumah. Hal ini sekaligus, memperkuat peran bank sampah di tingkat RW.
Guna meningkatkan partisipasi masyarakat, Pemkot Bekasi menurut walikota, akan melakukan sosialisasi bank sampah. Tujuannya memastikan masyarakat bisa terlibat aktif dalam gerakan pengelolaan sampah dari hulu.
âPemilahan harus dimulai dari rumah, dan bank sampah menjadi ujung tombak pengelolaan di tingkat RW. Pemerintah bertugas melakukan sosialisasi dan memastikan masyarakat terlibat aktif,â kata dia, saat meresmikan kantor Bank Sampah PJM Green RW 07, Pondok Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Sabtu (24/10).
Ia juga mengatakan, Pemkot Bekasi tengah mendorong agar gerakan pengelolaan lingkungan semakin terarah pada 2028. Yakni dengan fokus pada penguatan bank sampah, optimalisasi lubang biopori, serta pengolahan sisa makanan atau sampah organik.
Ia menegaskan, pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui bank sampah sangat diperlukan. Sebab saat ini setiap harinya ada 500 sampah yang tidak tertangani atau terkelola.
Oleh karena itu, warga terus didorong untuk memilah sampah, memanfaatkan kembali material yang masih bernilai ekonomis, serta mengolah sampah organik melalui biopori maupun metode pengomposan.
"Kami minta agar pengurus RW untuk terus bergerak dengan perkuat bank sampah karena kurangi sampah dari rumah adalah bentuk kedisiplinan. Tentunya untuk kemajuan kota dan dimulai dari diri sendiri serta lingkungan," ujar dia. ils/I-1
- Bank Sampah
- Wakil Wali Kota Bekasi
- Pemkot Bekasi
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Berangkat Umrah, Ulama Bangladesh Tewas dalam Serangan Houthi di Bandara Riyadh
-
Kali Harun Menyempit, Pemerintah Kota Bekasi Kebut Normalisasi hingga Akhir Tahun
-
Pengadilan Bebaskan Para Pemimpin Gerakan Kecoak
-
Paus Leo XIV Bakal Jalani Operasi Paru-Paru Usai Ditemukan Nodul
-
Pramono Minta Kasus Pemukulan Satpol PP di Jaksel Diproses Hukum
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.