Anggaran Rp1,9 Miliar Digelontorkan, Denpasar Perbaiki Hunian Warga dan Tekan Kemiskinan

Minggu, 25 Okt 2026, 03:00 WIB

Denpasar - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, Bali, mengucurkan anggaran Rp1,9 miliar melalui APBD induk Tahun Anggaran 2026 untuk program memperbaiki 19 unit Rumah Layak Huni (RLH).

Bantuan tersebut menjadi bagian dari penyerahan 22 unit rumah layak huni kepada warga yang tersebar di empat kecamatan di Kota Denpasar.

Ket. Foto: Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyerahkan secara simbolis dokumen rumah program perbaiki Rumah Layak Huni (RLH), di Denpasar, Bali, Sabtu (24/10). — Sumber: Antara

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, di salah satu kediaman warga penerima bantuan, di Jalan Tukad Balian, Denpasar, Sabtu (24/10).

Jaya Negara menjelaskan setiap unit rumah yang didanai melalui APBD memperoleh anggaran Rp100 juta.

Dana tersebut mencakup biaya perencanaan sebesar Rp5 juta, pengawasan Rp5 juta, dan pembangunan fisik sebesar Rp90 juta.

“Komponen pembiayaan per unitnya mencakup biaya perencanaan sebesar Rp5 juta, pengawasan Rp5 juta, dan fisik bangunan sebesar Rp90 juta,” katanya pula.

Selain melalui APBD, Pemkot Denpasar juga menggandeng perusahaan daerah untuk mendukung program bedah rumah melalui pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Sebanyak tiga unit rumah lainnya dibiayai melalui kolaborasi Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma yang membantu dua unit rumah dan Perumda Bhukti Praja Sewakadarma atau PD Parkir yang membiayai satu unit rumah senilai Rp50 juta.

Jaya Negara mengatakan, program perbaikan rumah tidak hanya bertujuan menyediakan hunian yang layak, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

Pemkot Denpasar mendorong agar setiap rumah yang dibedah memiliki minimal dua kamar tidur. Dengan demikian, selain digunakan sebagai tempat tinggal, satu kamar lainnya dapat disewakan untuk menambah pendapatan keluarga.

“Harapan kami, dengan kelengkapan fasilitas yang baik, satu kamar bisa digunakan sendiri dan satu kamar lainnya bisa dikontrakkan, agar dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi warga kurang mampu guna mempercepat peningkatan kesejahteraan mereka,” ujar Jaya Negara.

Untuk meningkatkan kenyamanan penerima bantuan, program tersebut juga dilengkapi pengadaan perabotan rumah tangga melalui CSR Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma senilai Rp4,6 juta per unit. Perabotan yang diberikan meliputi kasur dan dipan, lemari pakaian, serta perlengkapan dapur berupa kompor gas, selang, dan tabung gas.

Jaya Negara mengapresiasi dukungan perusahaan daerah yang turut berkontribusi dalam pelaksanaan program tersebut.

Ia menegaskan, program pemenuhan rumah layak huni akan terus dilaksanakan dan dievaluasi untuk meningkatkan manfaatnya bagi masyarakat.

“Program pemenuhan rumah layak huni ini dipastikan akan terus dilaksanakan, dievaluasi, dan ditingkatkan setiap tahunnya sebagai langkah konkret memotong rantai kemiskinan di wilayah Kota Denpasar,” katanya lagi.

Salah satu penerima bantuan I Nyoman Mertha Yasa menyampaikan rasa syukur atas selesainya perbaikan rumahnya. 

Ia mengapresiasi dukungan Pemkot Denpasar dan perusahaan daerah yang telah membantu keluarganya memperoleh hunian yang lebih layak dan aman.

“Saya atas nama keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Denpasar dan juga Perumda Kota Denpasar yang telah memberikan kesempatan dan bantuan ini. Astungkara hari ini rumah saya sudah selesai dibedah,” kata Nyoman Mertha Yasa.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.