Kementerian PU Percepat Pembangunan Jalan Perbatasan Kalimantan-Malaysia

Jumat, 23 Okt 2026, 13:30 WIB

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan jalan perbatasan Kalimantan dengan Malaysia sepanjang sekitar 2.300 kilometer. Percepatan tersebut menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto agar konektivitas darat kawasan perbatasan rampung pada akhir 2028.

“Saya sebenarnya hanya menindaklanjuti arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, beberapa hari lalu beliau berpesan kepada saya. Untuk menuntaskan jalan di perbatasan Kalimantan dengan Malaysia sepanjang total 2.300an kilometer itu bisa selesai di akhir 2028,” kata Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangan tertulis Jumat (23/10).

Ket. Foto: — Sumber: Kementerian PU

Dody mengatakan penanganan jalan perbatasan akan dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan target penyelesaian yang telah ditetapkan pemerintah. Pada tahap pertama, Kementerian PU merencanakan penanganan jalan sepanjang 300 kilometer yang akan dikerjakan dalam waktu dekat.

“Pada fase pertama ada 300 kilometer akan kita kerjakan dalam waktu dekat. Insyaallah ini akan kita kerjakan sampai tahun 2028, karena ini menjadi arahan Pak Presiden juga,” ucap Dody.

Untuk mendukung pencapaian target tersebut, Dody meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Utara menginventarisasi kebutuhan penanganan jalan perbatasan. Inventarisasi mencakup titik yang belum masuk program, termasuk lokasi longsoran dan akses menuju bandara.

Selain mempercepat penanganan koridor perbatasan, Kementerian PU juga mendorong peningkatan standar teknis jalan nasional di Kabupaten Malinau. Dody meminta lebar badan jalan nasional distandarkan menjadi tujuh meter, dengan ruang drainase menyesuaikan kondisi lahan setempat.

“Memang jalan nasional tadi kurang lebar, jadi saya minta itu tadi distandarkan jalan nasional semua jadi lebar tujuh meter. Sisi kanan dan kirinya untuk drainase menyesuaikan kondisi lahan, dengan kebutuhan sekitar satu hingga dua meter,” ujar dia.

Kementerian PU juga merencanakan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di salah satu kecamatan Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan Sabah, Malaysia. Dody mengatakan pembangunan pos tersebut perlu segera dilakukan karena fasilitas perbatasan di lokasi yang ditinjau belum tersedia.

Menurut Dody, pembangunan PLBN menjadi bagian dari upaya pengembangan kawasan perbatasan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Infrastruktur jalan dan fasilitas lintas batas diharapkan mendukung konektivitas serta pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan Indonesia.

Melalui percepatan penanganan jalan dan rencana pembangunan PLBN, Kementerian PU menargetkan peningkatan konektivitas kawasan perbatasan Kalimantan. Upaya tersebut juga diarahkan untuk memperkuat peran kawasan perbatasan sebagai beranda depan Indonesia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.