Dari Bangunan Bersejarah ke Magnet Wisata, Mataram Bidik 5.000 Kunjungan di Festival Kota Tua Ampenan

Jumat, 23 Okt 2026, 20:45 WIB

MATARAM – Dinas Pariwisata Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menargetkan tingkat kunjungan wisatawan saat Festival Kota Tua Ampenan dan Festival Gendang Beleq di Teras Udayana bisa mencapai 5.000 orang.

"Tingkat kunjungan wisatawan dan masyarakat saat dua event yang akan kami gelar di bulan November bisa mencapai 3.000, bahkan hingga 5.000 orang," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram Cahya Samudra, di Mataram, Jumat (23/10).

Ket. Foto: Agenda Festival Kota Tua Ampenan di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. — Sumber: ANTARA/HO-Dispar Mataram

Dia menyampaikan, Festival Kota Tua Ampenan dijadwalkan berlangsung selama enam hari, yakni tanggal 16-21 November 2026. Festival tersebut digelar sebagai ajang promosi wisata, dan melestarikan warisan budaya dan sejarah Kota Tua Ampenan.

Selama enam hari, katanya lagi, kegiatan Festival Kota Tua Ampenan akan menghadirkan berbagai acara seni dan budaya, yang meliputi Mataram Sunset Carnaval, Mataram Heritage Walk, penampilan musisi jalanan, musisi generasi muda, drama kolosal Kota Tua, kolaborasi barongsai dan gamelan saron, tari-tarian, pameran fotografi, serta bazar UMKM.

"Festival Kota Tua Ampenan menjadi wadah bagi masyarakat untuk merayakan seni dan budaya lokal serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, khususnya para pelaku UMKM," katanya pula.

Dalam konsep Festival Kota Tua Ampenan, Dispar Kota Mataram menonjolkan nuansa zaman dahulu, sehingga suasana selama festival bisa menyatu.

Orang-orang yang dilibatkan dalam Festival Kota Tua Ampenan tersebut, akan menggunakan pakaian tradisional tempo dulu seperti kebaya dan kain untuk perempuan, baju Belanda, baju tentara Belanda, dan lainnya.

"Kami juga menyiapkan spot-spot foto bernuansa tempo dulu, termasuk untuk penyewaan baju-baju zaman dulu," katanya lagi.

Festival Kota Tua Ampenan akan diawali dengan kegiatan kesenian berupa Festival Gendang Beleq dijadwalkan berlangsung pada tanggal 14 November 2026, pada pukul 16.00 WITA, di area Teras Udayana.

"Kegiatan tersebut dihajatkan untuk menjaga agar kesenian tradisional dan kearifan lokal tidak hilang tergerus zaman modern," katanya lagi.

Cahya mengatakan, dua festival tersebut menjadi bagian dari kalender event Dispar Kota Mataram di bulan November 2026, dengan harapan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan perekonomian pelaku UMKM di Kota Mataram.

  • Festival Kota Tua Ampenan

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.