Bukan Cuma Tangkap Kriminal, Polda Jambi Siapkan Program Polisi Peduli Pengangguran

Jumat, 23 Okt 2026, 01:05 WIB

JAMBI - Kepolisian Daerah Jambi menyiapkan program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan guna meningkatkan keterampilan serta peluang kerja masyarakat di Provinsi Jambi. 

“Kami ingin program Polisi Peduli Pengangguran ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, perlu dilakukan pemetaan terhadap jumlah pengangguran di kabupaten dan kota di Provinsi Jambi,” kata Kapolda Jambi Irjen Pol. Widodo di Jambi, Kamis (22/10).

Ket. Foto: Kapolda jambi Irjen Pol Widodo saat meninjau langsung kesiapan program polisi peduli pengangguran di balai latihan tenaga kerja Jambi. — Sumber: ANTARA/HO/Humas Polda jambi

Pernyataan tersebut disampaikan Widodo saat mengunjungi Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Jambi di kawasan Telanaipura, Kota Jambi. Kunjungan itu merupakan bagian dari upaya mendorong peningkatan keterampilan dan kesempatan kerja bagi masyarakat.

Widodo mengatakan program Poliran menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung peningkatan kesejahteraan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Ia mengapresiasi Satpel PVP Jambi yang memberikan pelatihan keterampilan sebagai bekal bagi masyarakat untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Menurut dia, pemetaan kondisi pengangguran di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi diperlukan agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pemetaan tersebut juga mencakup identifikasi kebutuhan, keluhan, serta kendala masyarakat dalam memperoleh pelatihan dan pekerjaan.

Widodo menambahkan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan lembaga pelatihan penting untuk memperluas akses informasi serta kesempatan masyarakat dalam meningkatkan kompetensi.

Sebagai tindak lanjut, Polda Jambi melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) akan berkoordinasi dengan Satpel PVP Jambi untuk menyebarluaskan informasi mengenai program pelatihan vokasi.

Dengan demikian, masyarakat diharapkan mengetahui jenis pelatihan yang tersedia dan dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.

“Ke depan, kami akan memperkuat koordinasi dan kerja sama, termasuk melalui Bidhumas Polda Jambi, agar informasi mengenai pelatihan kerja dapat diketahui secara luas oleh masyarakat. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses pelatihan, memiliki keterampilan, dan mampu meningkatkan produktivitas serta kemandirian ekonomi,” ujar Widodo.

Sementara itu, Koordinator Satpel PVP Jambi Anton Hilman menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Jambi beserta jajaran. Ia mengatakan pelatihan vokasi berperan penting dalam membekali masyarakat dengan keterampilan praktis agar lebih produktif dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Setelah berdiskusi, Widodo meninjau ruang pelatihan menjahit dan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Masing-masing bidang pelatihan tersebut diikuti 16 peserta yang sedang meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka.

Melalui program Poliran, Polda Jambi berharap kolaborasi berkelanjutan antara Polri, pemerintah daerah, dan lembaga pelatihan dapat membantu masyarakat mengakses informasi, meningkatkan kompetensi, serta memperluas peluang kerja dan usaha mandiri.

  • kemnaker
  • polda jambi
  • polisi peduli pengangguran
  • poliran
  • pelatihan vokasi jambi

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.