Pemkab Malinau Gandeng OJK dan BI Tingkatkan Literasi Keuangan UMKM

Kamis, 22 Okt 2026, 01:35 WIB

MALINAU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia menggelar kegiatan Akses Keuangan dan Edukasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Benuanta (Aksi Benuanta) di Kantor Bupati Malinau. 

“Berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), kemarin, Selasa (20/10), kita laksanakan Aksi Benuanta yang diikuti sekitar 200 pengusaha UMKM di Kabupaten Malinau,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Malinau Jakaria di Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (21/10).

Ket. Foto: Wabup Malinau Jakaria saat menghadiri kegiatan Aksi Benuanta di Ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau, Selasa (20/10). — Sumber: ANTARA/HO-Diskominfo Malinau

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau tersebut, Jakaria mengatakan berbagai layanan dan edukasi diberikan untuk membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis, mengelola keuangan, serta meningkatkan daya saing. 

Aksi Benuanta tersebut, lanjutnya, merupakan langkah strategis untuk memperluas akses layanan keuangan sekaligus meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola usaha.

“UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” katanya.

Karena itu, kata Jakaria, Pemkab Malinau sangat mendukung kegiatan Aksi Benuanta karena memiliki perhatian besar terhadap keberadaan UMKM sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi daerah.

Wabup Jakaria mengatakan jumlah UMKM di Kabupaten Malinau saat ini telah mencapai sekitar 4.000, namun baru sekitar 200 pengusaha UMKM yang mengikuti kegiatan Aksi Benuanta kali ini. Kegiatan itu menjadi kesempatan untuk memperoleh pengetahuan dan akses pembiayaan yang dapat mendukung perkembangan usaha mereka.

Jakaria menekankan, pengembangan UMKM tidak terlepas dari peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Karena itu, Pemkab Malinau terus berupaya meningkatkan pendidikan dan keterampilan masyarakat untuk mendorong tumbuhnya pengusaha UMKM baru di Kabupaten Malinau. 

“Malinau akan berkembang lebih cepat apabila SDM-nya semakin baik. Kita ingin masyarakat tidak hanya bergantung pada pekerjaan sebagai pegawai, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan membangun kemandirian ekonomi,” katanya menambahkan. 

Dalam kegiatan Aksi Benuanta, peserta mendapatkan sejumlah layanan, mulai dari business matching dengan lembaga jasa keuangan, edukasi keuangan, layanan pengecekan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK, hingga edukasi pencatatan keuangan melalui aplikasi SI APIK dari Bank Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap literasi keuangan semakin meningkat, akses pembiayaan semakin terbuka dan UMKM lokal semakin berkembang sebagai penggerak ekonomi daerah,” ujar Jakaria.

  • bank indonesia
  • ojk
  • pemkab malinau
  • umkm malinau
  • jakaria
  • aksi benuanta

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.