Pemkab Demak Perkuat Kolaborasi, Targetnya Anak Tidak Sekolah Bisa Kembali Belajar
Kamis, 22 Okt 2026, 00:08 WIBDEMAK - Pemerintah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menggandeng berbagai pihak untuk membangun komitmen bersama mengentas anak tidak sekolah (ATS) dengan meluncurkan program Gardu Teladan (Gerakan Terpadu Temukan, Layani, Ajak, dan Integrasikan), Rabu.
"Masa depan anak-anak Demak nggak boleh berhenti hanya karena terkendala biaya, kondisi keluarga, atau akses pendidikan. Mari kita perkuat komitmen mewujudkan Demak bebas anak tidak sekolah (ATS) melalui program Gardu Teladan ini," kata Bupati Demak Eisti'anah di Pendopo Satya Bhakti Praja Demak, Rabu.
Berdasarkan data yang disampaikan, kata dia, terdapat 6.353 anak terduga tidak sekolah yang tersebar di 249 desa/kelurahan di Kabupaten Demak. Angka ini menjadi pengingat bahwa masih ada pekerjaan bersama untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan dan kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama oleh Bupati Demak Eisti'anah, Sekretaris Daerah Ahmad Sugiharto, perangkat daerah, camat, kepala desa, lurah, serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Rabu.
Easti'anah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut mengambil bagian dalam upaya penanganan ATS, karena keterlibatan berbagai unsur menjadi bukti bahwa persoalan anak tidak sekolah perlu diselesaikan secara bersama-sama.
Pendidikan, lanjut dia, bukan sekadar urusan ijazah atau menyelesaikan jenjang sekolah. Lebih dari itu, pendidikan merupakan hak dasar setiap anak, bekal membangun karakter, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus membuka lebih banyak peluang untuk masa depan.
"Kita tidak boleh membiarkan masa depan seorang anak terhambat hanya karena keterbatasan ekonomi, persoalan keluarga, kondisi sosial, atau kurangnya dukungan dari lingkungan sekitarnya. Jangan sampai ada anak yang kehilangan kesempatan untuk meraih masa depan hanya karena kita terlambat mengetahui dan menangani persoalan yang dihadapinya. Bocah Demak Kudu Sekolah," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Demak Ahmad Sugiharto menjelaskan bahwa Gardu Teladan menjadi strategi terpadu yang melibatkan pemerintah daerah, satuan pendidikan, pemerintah desa/kelurahan, masyarakat, hingga keluarga.
Program ini dijalankan melalui empat langkah utama yang saling terhubung. Bukan sekadar mendata, tetapi juga memastikan setiap anak mendapatkan pendampingan dan kesempatan untuk kembali mengenyam pendidikan.
"Pertama, temukan. Pendataan dan pemutakhiran data ATS diperkuat melalui verifikasi dan validasi. Pemerintah desa/kelurahan, RT/RW, sekolah, dan masyarakat turut dilibatkan untuk menemukan anak-anak yang belum bersekolah," ujarnya.
Kedua, kata dia, layani. Setiap anak memiliki kondisi dan tantangan yang berbeda. Karena itu, kebutuhan mereka perlu diidentifikasi, mulai dari konseling dan akses pendidikan hingga menghubungkan keluarga dengan bantuan sosial sesuai kebutuhan.
Ketiga, ajak. Pendekatan persuasif dilakukan dengan membangun komunikasi bersama anak dan keluarga, memberikan motivasi, serta mendorong mereka agar kembali melanjutkan pendidikan.
"Kemudian keempat, integrasikan. Anak-anak difasilitasi untuk kembali ke pendidikan formal atau mengikuti pendidikan nonformal melalui program Paket A, Paket B, dan Paket C. Upaya ini juga disinergikan dengan layanan perlindungan sosial dan dukungan keluarga," ujarnya.
Melalui Gardu Teladan, Pemkab Demak mendorong penanganan ATS yang lebih terarah, mulai dari menemukan persoalan di lapangan hingga menghadirkan solusi sesuai kebutuhan masing-masing anak.
- Berkolaborasi
- Pemkab Demak
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
El Nino Ekstrem Ancam Karhutla Makin Parah, Pakar Ungkap Cara Penanganannya
-
"Gak Bisa Tumbuh Sendiri!" Ini Kunci Bertahan Bisnis di Tengah Tantangan 2026
-
Warga Beraktivitas di Tengah Kepungan Kabut Asap Palangka Raya
-
Energi Bersih Jadi Ladang Cuan Baru, Kadin Sebut RI Berpeluang Tarik 2,3 Triliun Dolar AS
-
Korea Utara Resmikan Kapal Perusak AL Kedua Ketika AS dan Sekutu Gelar Latihan Militer
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.