Nigeria Laporkan Kasus Ebola Pertama

Kamis, 22 Okt 2026, 02:15 WIB

LAGOS - Nigeria pada Selasa (20/10) mengatakan bahwa mereka telah mencatat kasus Ebola pertama, sementara Kenya mengumumkan kasus kesembilan, yang mendorong seorang pejabat kesehatan regional untuk memperingatkan tentang ancaman yang sangat serius terkait penyebaran wabah penyakit ini.

“Kasus di Nigeria, negara terpadat di Afrika, terdeteksi pada seorang perempuan yang telah melakukan perjalanan dari Uganda ke Ibu Kota Abuja,” demikian konfirmasi dari pemerintah Nigeria.

Ket. Foto: Jean Kaseya — Sumber: Istimewa

Sejak wabah Ebola luar biasa dinyatakan di Republik Demokratik Kongo (DRC) pada Mei, penyakit yang mematikan ini telah menyebar ke beberapa negara di seluruh benua, termasuk negara tetangga Uganda.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Kenya melaporkan kasus Ebola kesembilan pada Selasa. "Wabah Ebola Bundibugyo ini telah menjadi wabah Ebola yang paling luas penyebarannya secara geografis dalam sejarah, mempengaruhi banyak negara di tiga wilayah Afrika," kata Direktur Jenderal CDC Afrika, Jean Kaseya.

Dalam beberapa bulan terakhir, epidemi Ebola di DRC telah menjadi yang paling mematikan dalam sejarah negara itu, menewaskan 4.381 orang dari lebih dari 9.000 kasus yang dikonfirmasi, menurut otoritas kesehatan setempat.

Kaseya, yang mengepalai badan kesehatan Uni Afrika, mendesak komunitas internasional untuk mengirimkan uang, perlengkapan medis, dan tenaga kesehatan untuk membantu penanggulangan wabah ini.

"Dengan angka kematian mendekati 50% di DRC, kita menghadapi ancaman yang sangat serius," tulis dia di X. "Seruan sangat mendesak saya kepada komunitas internasional yaitu bertindak sekarang!" AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.