Manchester United Dibantai Como 1-4 di Liga Champions, Tekanan terhadap Michael Carrick Makin Besar
Kamis, 22 Okt 2026, 03:30 WIBComo â Keterpurukan Manchester United semakin dalam setelah menelan kekalahan telak 1-4 dari Como dalam pertandingan Liga Champions pada Rabu (21/10), yang semakin meningkatkan tekanan terhadap pelatih Michael Carrick.
Dua gol spektakuler Nico Paz menginspirasi Como yang baru pertama kali tampil di kompetisi tersebut untuk meraih kemenangan bersejarah. Tasos Douvikas dan Jacobo Ramon juga mencatatkan nama di papan skor bagi tim Italia itu.
Gol Joshua Zirkzee pada menit-menit akhir menyelamatkan United dari kekalahan dengan selisih gol terbesar mereka di kompetisi tersebut, setelah tim tamu yang tengah dilanda krisis itu memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi tujuh pertandingan.
Pelatih United Carrick menghadapi tekanan yang semakin besar setelah rentetan hasil buruk berupa tiga hasil imbang dan tiga kekalahan di semua kompetisi membuat timnya mencatatkan awal musim liga terburuk dalam 40 tahun terakhir.
Namun, tim berjuluk Setan Merah itu gagal menunjukkan respons di tengah cuaca berangin dan hujan di Italia utara. Mereka tampil jauh di bawah lawan dan tetap mengoleksi tiga poin di Liga Champions.
Tim asuhan Cesc Fabregas menikmati perjalanan bak dongeng selama tiga tahun terakhir, dari Serie B hingga mencapai kompetisi elite antarklub Eropa. Namun, kemenangan telak atas klub yang telah tiga kali menjuarai kompetisi Eropa itu akan tercatat sebagai salah satu hasil terbaik dalam sejarah Como.
Pemain tim nasional Argentina Paz memukau penonton di Stadion Giuseppe Sinigaglia melalui dua gol individu yang luar biasa, masing-masing sebelum dan sesudah penyelesaian apik Douvikas. Sundulan Ramon kemudian menyempurnakan kemenangan besar Como, yang meraih kemenangan kedua pada fase liga dan mengoleksi enam poin.
Kedua tim sama-sama menghadapi sejumlah masalah cedera. Namun, kejutan terbesar dalam susunan pemain Carrick adalah kembalinya bek Matthijs de Ligt yang tampil untuk pertama kalinya dalam 11 bulan setelah mengalami cedera. Ia menggantikan Leny Yoro yang harus absen akibat skorsing.
Diogo Dalot mendapat peluang awal melalui tembakannya yang melengkung tipis di sisi luar tiang jauh. Namun, Como segera melancarkan serangan balik dan menunjukkan ketajaman yang jauh lebih baik.
Kelemahan Lama
Paz menerima bola di dekat tepi kotak penalti, menggesernya ke kaki kiri andalannya, lalu melepaskan tembakan terarah yang membawa tuan rumah unggul dalam waktu kurang dari dua menit.
Gol tersebut kembali memperlihatkan kelemahan yang sudah akrab dari United. Mereka kebobolan pada menit pertama saat kalah 0-2 dari Atletico Madrid pekan lalu dan kini hanya mencatatkan satu clean sheet dalam 11 pertandingan di semua kompetisi musim ini.
Keunggulan tersebut meningkatkan kepercayaan diri Como. Mereka mendominasi penguasaan bola dan membuat United yang kehilangan arah tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran hingga turun minum. Sebaliknya, Como terus mengancam melalui Douvikas dan Martin Baturina.
Carrick melakukan dua pergantian pemain saat jeda untuk mengangkat performa tim yang lesu. Amad Diallo dan Carlos Baleba masuk menggantikan Andrey Santos dan Matheus Cunha.
Namun, United kembali kecolongan. Paz mengirimkan umpan terobosan kepada Douvikas, yang kemudian melepaskan tembakan pertama tanpa mengontrol bola dan mengarahkannya ke sudut atas gawang pada menit ketiga babak kedua.
Kapten Como Lucas Da Cunha menyia-nyiakan peluang emas untuk membawa timnya unggul 3-0 setelah tembakannya melebar.
Namun, pendukung tuan rumah tidak perlu menunggu lama untuk kembali bersorak. Paz merebut bola dari Baleba yang ragu-ragu di lini tengah, kemudian menggiringnya ke depan dan menyelesaikan peluang dengan tenang pada menit ke-57.
Pertahanan United yang terpukul hampir kembali kebobolan ketika Paz, yang mengincar hattrick, melepaskan tembakan melengkung. Namun, kiper Senne Lammens berhasil menepis bola dengan menjatuhkan diri.
Gol keempat Como akhirnya tercipta 14 menit sebelum waktu normal berakhir. Bek tengah Ramon yang tidak terkawal maju ke depan dan menyundul umpan silang akurat ke gawang United.
Gol tersebut memicu eksodus pendukung United dari tribun tim tamu. Mereka pun melewatkan gol Zirkzee pada masa tambahan waktu, satu-satunya momen positif bagi United dalam pertandingan yang menjadi malam kelam bagi klub Inggris tersebut.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Kondisi Pasar Tradisional Makin Merana
-
Kabar Baik UMKM! Pemerintah Siapkan Diskon Biaya E-Commerce hingga 50 Persen
-
Indonesia Berhasil Tembus Perempat Final Piala Suhandinata 2026, Mampukah Lanjut ke Semifinal?
-
Festival Literasi Jepara jadi Momentum Perkuat Budaya Baca
-
Kemenangan Meyakinkan Inggris 3-0 atas Republik Ceko, Sinyal Bahaya untuk Lawan Berikutnya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.