Sleman Perkuat Deteksi Dini Kanker hingga Tingkat Kalurahan

Rabu, 21 Okt 2026, 12:15 WIB

SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman mendorong deteksi dini kanker menjangkau masyarakat hingga tingkat kalurahan dan rumah tangga dengan memperkuat peran kader kesehatan. Langkah tersebut antara lain dilakukan melalui pembekalan pencegahan kanker dan deteksi dini HPV DNA bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Sleman.

Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap risiko kanker penting dilakukan karena penyakit tersebut dapat menyerang siapa saja. Pemeriksaan sejak dini juga menjadi bagian penting dalam penanganan penyakit kanker.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Pemkab Sleman

“Pemerintah Kabupaten Sleman sangat menyambut baik adanya sosialisasi pencegahan kanker ini, karena risiko penyakit ini bisa dialami oleh siapa saja tanpa memandang usia. Oleh karena itu, pembangunan di bidang kesehatan merupakan salah satu prioritas paling krusial bagi daerah kita,” ujar Harda di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (20/10/2026).

Menurut Harda, penanganan persoalan kesehatan tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah maupun tenaga kesehatan. Keterlibatan berbagai pihak dibutuhkan agar edukasi dan langkah pencegahan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Kolaborasi tidak boleh berhenti di sini. Sinergi harus terus terjalin erat antara Pemerintah Kabupaten, Dinas Kesehatan, YKI, perangkat daerah, hingga pemerintah kelurahan dan seluruh elemen masyarakat di lapangan,” tegasnya.

Ketua YKI Cabang Sleman Parmilah menekankan perlunya perubahan pola pikir masyarakat agar pemeriksaan kesehatan tidak baru dilakukan setelah muncul keluhan berat. Deteksi dini dinilai dapat meningkatkan peluang keberhasilan penanganan kanker.

“Jangan sampai kanker baru menjadi perhatian ketika seseorang sudah mengalami keluhan yang berat. Sebagian besar jenis kanker sebenarnya dapat mencegahnya, dan peluang keberhasilan penanganannya akan jauh lebih tinggi apabila penyakit tersebut berhasil ditemukan lebih dini serta ditangani secara tepat,” jelas Parmilah.

Penguatan pemahaman kader menjadi salah satu cara untuk memperluas informasi mengenai pencegahan dan deteksi dini kanker. Para kader diharapkan dapat meneruskan pengetahuan tersebut kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

Selain edukasi mengenai langkah pencegahan kanker, kegiatan yang diselenggarakan Pemkab Sleman bersama YKI Cabang Sleman tersebut juga mencakup deteksi dini HPV DNA. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan sebelum penyakit berkembang dan menimbulkan keluhan yang lebih berat.

Dengan melibatkan kader kesehatan, perangkat daerah, pemerintah kalurahan, serta elemen masyarakat, edukasi mengenai pencegahan dan deteksi dini kanker diharapkan dapat semakin luas menjangkau masyarakat Sleman.

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.