Memperkuat Program Melek Bencana di Kalangan Pelajar di Pamekasan
Rabu, 21 Okt 2026, 23:27 WIBPamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur memperkuat program melek bencana di kalangan pelajar dengan memberikan pendidikan penanggulangan bencana ke berbagai lembaga pendidikan di wilayah itu.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan Akhmad Dhofir Rosidi mengatakan, penguatan mitigasi bencana penting dilakukan, sebagai bentuk kesiagaan dalam menghadapi bencana.
"Apalagi sebagaimana kita kenal, Pamekasan ini termasuk salah satu kabupaten di Jawa Timur yang rawan terjadi bencana," katanya saat meninjau kegiatan pelatihan penanggulangan bencana yang digelar di kawasan Pantai Jumiang, Pademawu, Pamekasan, Rabu.
Program pendidikan melek bencana yang digelar oleh BPBD bersama Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan ini, sebagai bentuk pencegahan dini.
Menurut Dhofir, kesiagaan semua pihak menjadi keniscayaan, sehingga upaya menekan risiko juga terjadi bencana bisa dilakukan.
"Para pelajar, mahasiswa merupakan salah satu elemen masyarakat yang memiliki peran panting dalam ikut menekan risiko jika terjadi bencana. Karena itu, pendidikan bagi kelompok ini penting dilakukan," katanya.
Pelatihan penanggulangan bencana kali ini, menyasar para pelajar dari SMA Negeri Galis, Pamekasan, serta para guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Indonesia (IGI).
Kegiatan pelatihan ini meliputi materi penanggulangan bencana, cara menekan risiko jika terjadi bencana.
Para peserta juga diajak mempraktikkan cara penanganan saat terjadi bencana, evakuasi mandiri, hingga teknik pertolongan pertama pada korban sebelum tiba di fasilitas kesehatan.
"Bencana bisa datang kapan saja dan di mana saja. Sekolah adalah salah satu tempat berkumpulnya banyak orang, sehingga kesiapan secara matang penting untuk diketahui," katanya.
Kepala BPBD Pemkab Pamekasan Akhmad Dhofir Rosidi menjelaskan, pendidikan melek bencana di kalangan pelajar ini akan dilakukan secara berkelanjutan dan akan menyasar semua lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Pamekasan.
"Kami telah membentuk tim khusus dan bekerja sama dengan relawan penanggulangan bencana terkait program melek bencana di kalangan pelajar ini," kata Dhofir.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Trump Soroti Kematian Pekerja Laboratorium Rusdia, Bantah Dugaan Senjata Biologis
-
Jakarta International Stadium Raih Penghargaan Infrastruktur Dunia
-
Pamekasan Gencarkan Budi Daya Ikan Darat Tematik untuk Perkuat Ketahanan Pangan
-
Jeda Internasional Dimanfaatkan PSIM Yogyakarta untuk Evaluasi, Ini Fokus Utamanya
-
Belgia Hadapi Iran dalam Laga Penentu, Tiket Babak Gugur Piala Dunia 2026 Jadi Taruhan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.