Bali Tech Week 2026: Telkom Dorong Peran Perempuan dalam Transformasi Digital
Rabu, 21 Okt 2026, 18:35 WIBJAKARTA - Telkom menegaskan pentingnya kepemimpinan perempuan dalam mendukung transformasi digital dan kedaulatan teknologi Indonesia. Topik tersebut dibahas dalam sesi âWomen Tech Founder, Tea Talk with Ministerâ di Bali Tech Week (BTW) 2026, Denpasar, Bali, Senin (19/10).
Sesi ini menghadirkan Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid, Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine, serta Komisaris Independen Telkom Ira Noviarti dan Rofikoh Rokhim. Bersama pemimpin perempuan di sektor telekomunikasi digital, mereka membahas kepemimpinan strategis, kolaborasi, dan pengembangan kapabilitas digital.
Diskusi tersebut menyoroti cara industri menjawab kebutuhan yang terus berkembang sekaligus memperkuat daya saing nasional. Keterlibatan perempuan dalam posisi strategis dinilai dapat memperkaya perspektif dalam pengambilan keputusan dan mendorong lingkungan kerja yang inklusif.
Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine menyebut peran perempuan menjadi bagian penting dalam transformasi TelkomGroup. Ia mengatakan keterlibatan perempuan di posisi kepemimpinan dapat mendorong inovasi dan memperkuat kontribusi perusahaan dalam ekosistem digital.
"Peran perempuan menjadi bagian penting dalam perjalanan transformasi TelkomGroup. Keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan strategis dapat memperkaya perspektif, mendorong inovasi, serta memperkuat kontribusi perusahaan dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan."
Kedaulatan teknologi atau sovereign technology memerlukan infrastruktur digital yang andal dan terintegrasi. TelkomGroup menyatakan infrastrukturnya mendukung transformasi industri nasional, sementara kapabilitas teknologi dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan berbagai sektor.
Bali Tech Week 2026 mempertemukan pelaku industri, pemimpin teknologi, dan pemangku kepentingan untuk mendorong kolaborasi serta inovasi digital. Mengusung tema âArchipelago Ascending: Advance Together, Innovate Furtherâ, forum ini menghadirkan 13 program teknologi dalam satu agenda bertaraf internasional.
Lebih dari 5.000 delegasi dari puluhan negara hadir dalam BTW 2026. Telkom dan perusahaan operasi (operating company atau OpCo) di lingkungan TelkomGroup ikut berpameran untuk menampilkan kapabilitas, infrastruktur, serta solusi digital bagi industri dan pembangunan nasional.
Pada hari pertama, forum ini mengangkat isu strategis melalui diskusi panel dan paparan sejumlah tokoh. Mereka termasuk Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi RI Bahlil Lahadalia, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, serta Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno.
Paparan para tokoh membahas arah kebijakan, pengembangan ekosistem digital, dan peluang kolaborasi untuk mendukung transformasi digital Indonesia. TelkomGroup turut mengembangkan kapabilitasnya melalui tiga pilar utama untuk mendukung pembangunan dan kedaulatan digital nasional.
Tiga pilar TelkomGroup tersebut adalah Sovereign Digital Infrastructure, Sovereign Intelligence & Impact, serta Sovereign Trust & Resilience. Ketiganya menjadi landasan untuk memperluas konektivitas, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, serta memperkuat keamanan dan ketahanan ekosistem digital.
Dalam pilar Sovereign Intelligence & Impact, TelkomGroup mengembangkan kapabilitas dan solusi digital, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Pengembangan itu ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan menciptakan nilai tambah di berbagai sektor industri.
TelkomGroup juga memperkuat Telkom Solution untuk menggarap peluang di segmen Business-to-Business Information and Communication Technology (B2B ICT) Telkom. Langkah ini sekaligus diarahkan untuk memperluas jangkauan pasar regional dan global.
"Telkom Solution terus memperkuat kesiapan sebagai penyedia solusi digital B2B melalui layanan konektivitas dan solusi ICT terintegrasi dan didukung oleh teknologi AI, termasuk pada data center, cloud, serta keamanan siber. Kapabilitas tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan industri untuk mengadopsi teknologi secara aman, efisien, dan berkelanjutan."
Melalui Telkom Solution dan integrasi kapabilitas di seluruh ekosistem TelkomGroup, pengembangan infrastruktur serta solusi digital akan terus diarahkan untuk memperluas konektivitas Indonesia ke dunia. Perusahaan juga menargetkan penguatan keamanan ekosistem digital nasional dan pemanfaatan AI yang berdampak bagi industri.
Kapabilitas tersebut menjadi modal untuk mendukung ambisi Indonesia berkembang sebagai Indo-Pacific Digital Hub. Upaya ini berjalan seiring dengan penguatan infrastruktur dan solusi digital untuk menjawab kebutuhan industri serta mendukung pembangunan digital nasional.
- Telkom Solution
- TelkomGroup
- Telkom Indonesia
- kedaulatan teknologi
- B2B ICT
- Bali Tech Week 2026
- Transformasi Digital
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Formula 1 Bersiap Kembali ke Afrika, Rwanda Dijadwalkan Gelar Balapan Tahun 2030
-
Mikel Arteta Perpanjang Kontrak di Arsenal hingga 2030
-
Langkah Strategis Komdigi Mendapat Sorotan Akademisi UI dalam Forum Global di Moskow
-
Pemkot Bogor Perkuat Ekosistem Perdagangan dan Administrasi Kependudukan
-
Dari Sumber Daya Lokal ke Pasar Global, Fesyen-Kriya RI Didorong Naik Kelas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.