Pemprov DKI Siapkan Insentif Pajak untuk Tarik Produksi Film ke Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026, 17:10 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan berbagai kemudahan bagi industri perfilman untuk menarik lebih banyak produksi film ke ibu kota. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong Jakarta menjadi lokasi produksi film yang mampu bersaing dengan kota-kota lain di Asia Tenggara.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemberian insentif pajak bagi kegiatan perfilman. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta berupaya menyederhanakan perizinan syuting agar proses produksi film di Jakarta menjadi lebih mudah.

Ket. Foto: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan berbagai kemudahan bagi industri perfilman untuk menarik lebih banyak produksi film ke ibu kota. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong Jakarta menjadi lokasi produksi film yang mampu bersaing dengan kota-kota lain di Asia Tenggara. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Kebijakan tersebut diharapkan dapat menarik investasi di sektor perfilman sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi kreatif. Dengan dukungan fasilitas dan regulasi yang lebih ramah bagi pelaku industri, Jakarta ingin menjadi pilihan bagi rumah produksi dalam negeri maupun internasional.

Upaya tersebut turut didukung melalui pengembangan Jakarta Film Commission dan platform Filming in Jakarta. Kedua inisiatif ini diarahkan untuk membantu proses produksi film, termasuk memberikan informasi serta mempermudah koordinasi kebutuhan syuting di berbagai lokasi ibu kota.

Pemprov DKI Jakarta juga mendorong pemanfaatan potensi kota sebagai latar produksi film. Keberagaman lanskap perkotaan, fasilitas pendukung, serta akses terhadap berbagai lokasi dinilai dapat menjadi daya tarik bagi produser yang ingin melakukan pengambilan gambar di Jakarta.

Selain membuka peluang investasi, penguatan industri perfilman diharapkan memberikan dampak terhadap sektor ekonomi kreatif lainnya. Kegiatan produksi film berpotensi menggerakkan usaha penyewaan peralatan, jasa kreatif, transportasi, akomodasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang terlibat dalam proses produksi.

Langkah tersebut sejalan dengan upaya menjadikan ekonomi kreatif sebagai salah satu penggerak perekonomian Jakarta. Pemerintah daerah melihat industri film bukan hanya sebagai kegiatan seni dan hiburan, tetapi juga sebagai sektor yang dapat menciptakan lapangan kerja serta membuka peluang usaha.

Dalam pengembangan ekosistem perfilman, kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting. Dukungan kebijakan diharapkan dapat membantu menjawab kebutuhan produksi sekaligus meningkatkan daya saing industri film Indonesia.

Melalui kemudahan perizinan dan insentif yang disiapkan, Jakarta diarahkan menjadi lokasi produksi yang semakin kompetitif di kawasan Asia Tenggara. Pemerintah daerah berharap kebijakan tersebut dapat mendorong pertumbuhan produksi film dan memperkuat posisi Jakarta dalam industri perfilman regional.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.