Pemkab Batang Pastikan Pembangunan Jogging Track di Stadion Moh Sarengat Selesai Oktober 2026

Selasa, 20 Okt 2026, 10:45 WIB

BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memastikan pembangunan lintasan khusus untuk lari santai dan jalan kaki (jogging track) di Stadion Moh Sarengat senilai Rp9,26 miliar selesai Oktober 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang, Endro Suryono, di Batang, Senin(19/10), mengatakan bahwa fasilitas dibangun dengan pencahayaan khusus agar warga dapat berolahraga secara aman dan nyaman baik pada pagi maupun malam hari.

Ket. Foto: Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang Endro Suryono. — Sumber: ANTARA

"Kami berharap setelah pengelolaan diserahkan ke Disparpora (Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga), fasilitas ini bisa dimanfaatkan optimal oleh para atlet sekaligus masyarakat umum untuk menjaga kebugaran," katanya.

Ia mengatakan pemerintah daerah memproyeksikan kawasan Stadion Sarengat berkembang sebagai pusat kegiatan pemuda, olahraga, dan rekreasi keluarga (sport center).

Pengembangan konsep ini, kata dia, berpotensi menggerakkan roda ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah seperti pedagang kuliner dan minuman di sekitar area luar stadion.

Menurut dia, sebagai tindak lanjut pembangunan jogging track ini, pihaknya pada tahun ini akan melakukan pembenahan area interior stadion termasuk jogging track.

"Selanjutnya, pada Tahun Anggaran 2027, kami merencanakan pengerasan area parkir, pembenahan lanskap luar, dan pembangunan taman pendukung," katanya.

Ia mengatakan dari segi teknis, lintasan lari ini dirancang menyesuaikan standar sarana olahraga nasional dan dilengkapi masa pemeliharaan penyedia jasa hingga lima tahun.

Mengingat daya tahan permukaan jogging track membutuhkan perawatan spesifik, maka masyarakat diimbau untuk disiplin menjaga kebersihan dan menggunakan sepatu olahraga yang sesuai (running shoes).

"Lintasan ini memiliki peruntukan khusus. Kami meminta kesadaran warga untuk menggunakan sepatu lari yang sesuai agar kondisi fisik sintetis atau material lintasan tidak cepat rusak dan bisa bertahan lama," katanya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.