Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
Selasa, 20 Okt 2026, 08:10 WIBJAKARTA-Danantara Indonesia akan menggelar Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 pada 26â28 Oktober 2026 di Fairmont Jakarta. Forum yang untuk pertama kalinya diselenggarakan tersebut ditujukan untuk mempertemukan teknologi mutakhir, inovasi global, dan modal investasi jangka panjang guna mempercepat transformasi industri nasional.
Dengan mengusung tema âInvesting in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growthâ, DTIIF 2026 dirancang sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), investor internasional, perusahaan teknologi, serta lembaga penelitian dan akademik.
Danantara memperkirakan lebih dari 1.500 peserta akan menghadiri forum tersebut. Mereka mencakup 170 inovator global, 131 CEO perusahaan teknologi global, 67 pusat riset dan inovasi, serta lebih dari 50 BUMN. Sejumlah peraih Nobel, investor institusional dan pengelola dana kekayaan negara (sovereign wealth fund), pemimpin pemerintahan, serta pelaku perusahaan rintisan juga dijadwalkan ikut ambil bagian.
Chief Technology Officer Danantara Indonesia sekaligus Ketua DTIIF 2026, Sigit Puji Santosa, mengatakan Indonesia tengah memasuki fase penting dalam transformasi teknologi dan industri. Pada saat yang sama, persaingan global untuk menarik investasi dan mengakses teknologi semakin ketat.
Menurut Sigit, investasi teknologi perlu diarahkan tidak hanya untuk mendorong kemajuan inovasi, tetapi juga memastikan hasil inovasi dapat diadopsi dan dikembangkan dalam skala industri.
âBagi Danantara Indonesia, investasi harus mendorong bukan hanya kemajuan teknologi, tetapi juga adopsi dan industrialisasi inovasi dalam skala besar,â kata Sigit dalam konprensi pers di Jakarta, Senin (19/10).
Ia menilai, pengembangan teknologi menjadi kapasitas industri yang nyata dapat meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta membuka sumber nilai ekonomi baru.
Sebab itu, DTIIF diharapkan mampu menjembatani keahlian ilmiah dan teknologi dengan dukungan modal jangka panjang serta pelaksanaan proyek industri. Dengan pendekatan tersebut, inovasi diharapkan tidak berhenti pada tahap penelitian atau pengembangan gagasan, melainkan berlanjut menjadi kegiatan ekonomi produktif.
Fokus pada Enam Sektor Strategis
DTIIF 2026 akan berlangsung selama tiga hari dengan agenda yang disusun untuk mempertemukan arah kebijakan, peluang kolaborasi, dan pengembangan talenta masa depan.
Hari pertama mengusung tema Strategic Outlook and Global Partnership, dengan fokus pada penetapan prioritas strategis dan penguatan kemitraan global. Hari kedua bertema Technology, Innovation, and Investment Collaboration, yang diarahkan untuk menghubungkan teknologi dan inovasi dengan kebutuhan industri serta peluang investasi.
Sementara itu, hari ketiga mengangkat tema Youth, Inclusion, and Sustainable Future. Agenda ini akan menitikberatkan pada pengembangan ekosistem inovasi yang inklusif dan berkelanjutan, termasuk bagi generasi muda.
Setelah rangkaian sambutan dari perwakilan pemerintah, menteri, dan pemimpin ekonomi global, pimpinan Danantara Indonesia akan memaparkan investasi unggulan serta portofolio perusahaan dalam sesi C-Suite Session.
Forum juga akan menghadirkan kuliah pleno peraih Nobel, pemaparan sektor industri, presentasi proyek, penjajakan kerja sama bisnis (business matching), serta pertemuan bilateral terbatas.
Seluruh agenda tersebut akan berfokus pada enam sektor yang dinilai penting bagi perkembangan industri masa depan Indonesia, yakni energi; pertanian, pangan, dan kesehatan; material maju dan semikonduktor; transportasi dan infrastruktur; keuangan dan perbankan; serta kecerdasan buatan (AI), infrastruktur digital, dan telekomunikasi.
Sejumlah pembicara yang telah dikonfirmasi berasal dari kalangan senior pemerintah Indonesia, peraih Nobel, dan perusahaan teknologi global, termasuk Google dan Microsoft. Penyelenggara menyatakan daftar pembicara lainnya akan diumumkan menjelang pelaksanaan forum.
Dorong Proyek Menjadi Peluang Investasi
Selain menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan teknologi, DTIIF 2026 diarahkan untuk menghasilkan kerja sama konkret yang dapat ditindaklanjuti setelah acara berakhir.
Melalui forum tersebut, peserta diharapkan memperoleh akses langsung terhadap proyek-proyek prioritas dan para pengambil keputusan dalam ekosistem Danantara Indonesia. Penyelenggara juga menargetkan terbentuknya kemitraan strategis antara pemerintah, BUMN, investor global, perusahaan teknologi, dan lembaga riset.
Salah satu sasaran utamanya adalah mengembangkan proyek strategis berdampak tinggi menjadi peluang investasi yang layak dibiayai atau bankable di berbagai sektor prioritas nasional.
Pendekatan tersebut menjadi penting agar peluang investasi tidak berhenti pada kesepakatan awal, tetapi dapat berlanjut menuju pembiayaan, pembangunan, dan pengoperasian proyek yang memberikan manfaat ekonomi.
Keberhasilan forum tegas Sigit tidak semata-mata diukur dari jumlah peserta atau kesepakatan yang diumumkan selama acara berlangsung. Menurut dia, tindak lanjut atas kemitraan, nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU), dan daftar proyek potensial menjadi penentu dampak forum dalam jangka panjang.
âKeberhasilan DTIIF yang sesungguhnya diukur dari apa yang terbangun setelah Forum berakhir. Setiap kemitraan, MoU, dan pipeline proyek dari Forum ini akan terus ditindaklanjuti,â ujarnya.
Ia berharap, komitmen yang terbentuk melalui forum dapat berkembang menjadi proyek yang memberikan dampak nyata, menciptakan lapangan kerja berkualitas bagi masyarakat Indonesia, serta mempererat hubungan antara inovator, investor, dan pelaku industri.
Dengan mempertemukan kebutuhan industri domestik dan sumber daya global, DTIIF 2026 diharapkan dapat memperkuat kemampuan Indonesia dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Adapun, pendaftaran peserta telah dibuka melalui kanal resmi penyelenggara. Namun, untuk menjaga relevansi dan produktivitas forum, setiap pendaftaran akan melalui proses peninjauan dan keikutsertaan memerlukan konfirmasi dari penyelenggara.
Informasi lebih lanjut mengenai agenda dan pendaftaran DTIIF 2026 dapat diakses melalui situs resmi www.dtiif.danantaraindonesia.com serta akun Instagram @danantara.indonesia.
- artificial intelligence (AI)
- Danantara
- Inovasi Teknologi
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Vitto Budi
Berita Terkait:
-
AS Sudah Buat Regulasi AI, RI Jangan Sampai Tertinggal!
-
Update Medali Asian Games 2026: Indonesia Raih Emas Panahan, Posisi 13 Klasemen
-
Kementerian PKP Dorong Percepatan KUR Perumahan, Target Plafon Naik Jadi Rp50 Triliun
-
Bae Jun-ho Antar Korea Selatan ke Final Sepak Bola Putra Asian Games Usai Taklukkan Tiongkok 2-1
-
Negara Donor Pangkas Bantuan, UNHCR Kewalahan Penuhi Kebutuhan Pengungsi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.