Wali Kota Dorong Kolaborasi Alumni Unpad untuk Pembangunan Kota Bandung

Senin, 19 Okt 2026, 16:15 WIB

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendorong Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) untuk berkontribusi dalam pembangunan Kota Bandung melalui kolaborasi dan gagasan dari berbagai bidang keahlian.

Menurut dia, pembangunan kota membutuhkan keterlibatan banyak pihak agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Ket. Foto: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan — Sumber: Humas Kota Bandung

Hal tersebut disampaikan Farhan saat menghadiri Musyawarah Provinsi (Musprov) IKA Unpad Jawa Barat dan Pelantikan Pengurus Provinsi IKA Unpad Jawa Barat di rooftop Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Minggu (18/10).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Farhan menilai, pembangunan tidak seharusnya bergantung pada sosok pemimpin tertentu. Program yang telah dirintis perlu menjadi bagian dari kepentingan bersama sehingga dapat terus berjalan meskipun terjadi pergantian kepemimpinan.

“Hal yang terpenting adalah bagaimana program-program ini menjadi legacy bagi Kota Bandung, bukan legacy bagi wali kotanya,” ujar Wali Kota Farhan.

Ia menjelaskan bahwa keberlanjutan program menjadi hal penting agar upaya menyelesaikan persoalan kota tidak terhenti ketika kepemimpinan berganti. Karena itu, diperlukan kesepahaman dan kerja bersama dari berbagai unsur masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan alumni perguruan tinggi.

Wali Kota Farhan mencontohkan pengelolaan sampah organik, pertanian perkotaan melalui program Buruan Sae, serta Dapur Sehat Atasi Stunting (Dapur Dahsat) sebagai bidang yang dapat dihubungkan dalam sebuah ekosistem.

Menurut dia, sampah organik rumah tangga dapat diolah menjadi produk yang mendukung pertanian perkotaan. Hasil pertanian tersebut kemudian dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan, termasuk bagi program Desat. Dengan pendekatan yang saling terhubung, berbagai program dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

“Kalau kita bisa menghubungkan program-program ini, maka satu persoalan bisa membantu menyelesaikan persoalan yang lain. Kita harus berpikir sebagai sebuah sistem, bukan bekerja sendiri-sendiri,” tutur dia.

Sumbangan Pemikiran

Wali Kota Farhan menilai gagasan dan keahlian para alumni Unpad berpotensi memperkuat upaya tersebut. Alumni yang tersebar di berbagai profesi dan bidang keilmuan dapat memberikan sumbangan pemikiran maupun terlibat dalam kerja sama untuk menjawab tantangan pembangunan.

Ia juga mengingatkan pentingnya semangat kebersamaan dalam membangun kota. Menurut dia, kontribusi setiap orang akan lebih berarti apabila diarahkan pada tujuan bersama, bukan sekadar menonjolkan peran atau kepentingan pribadi.

“Pembangunan ini bukan pekerjaan satu orang. Kita membutuhkan banyak orang yang mau bekerja bersama, saling melengkapi, dan memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuan masing-masing,” ungkap dia.

Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi IKA Unpad Jawa Barat, MQ Iswara, berharap kepengurusan baru dapat memperkuat komunikasi antaralumni, mendukung pengembangan almamater, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Ia juga menyampaikan rencana penguatan organisasi IKA Unpad di tingkat kabupaten dan kota di Jawa Barat. Salah satu targetnya adalah membentuk kepengurusan IKA Unpad di 27 kabupaten dan kota dalam waktu enam bulan ke depan.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan komunikasi alumni sekaligus membuka peluang kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Steering Committee Musprov IKA Unpad Jawa Barat, Dicky Wishnumulya, menjelaskan persiapan kegiatan telah dimulai sejak Juni 2026. Proses tersebut melibatkan koordinasi dengan perwakilan fakultas dan pengurus alumni di daerah, dilanjutkan dengan konsultasi serta koordinasi sebelum pelaksanaan musyawarah.

Dicky menyampaikan bahwa Musprov menjadi bagian penting dari proses konsolidasi organisasi untuk menentukan kepengurusan serta merumuskan rekomendasi bagi IKA Unpad Jawa Barat ke depan.

“Musyawarah ini menjadi momentum untuk memperkuat organisasi dan menyatukan langkah para alumni melalui kepengurusan yang baru,” ujar Dicky.

Melalui pertemuan tersebut, diharapkan hubungan antara pemerintah daerah dan komunitas alumni dapat berkembang menjadi kolaborasi nyata. Dengan mempertemukan pengalaman, keahlian, dan gagasan dari berbagai pihak, pembangunan Kota Bandung diharapkan dapat berjalan lebih berkelanjutan dan menjawab kebutuhan masyarakat. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.