Polres Blitar Awasi Distribusi dan Ketersediaan BBM di SPBU

Senin, 19 Okt 2026, 12:57 WIB

BLITAR - Kepolisian Resor (Polres) Blitar, mengawasi distribusi serta ketersediaan bahan bakar minyak di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) guna memastikan stok dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.

Kapolres Blitar Ajun Komisaris Besar Polisi Ardhy Zul Hasbih Nasution mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau penimbunan yang berpotensi mengganggu ketersediaan bagi pengguna lainnya.

Ket. Foto: Antrean panjang untuk mengisi BBM di sebuah SPBU di Blitar, Jatim. — Sumber: antara foto

"Kami minta masyarakat tetap tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan, terlebih hingga melakukan penimbunan," katanya di Blitar, Senin (19/10).

Pihaknya juga sudah memantau secara langsung ketersediaan pasokan BBM di sejumlah SPBU wilayah hukum Polres Blitar.

Pemantauan dilakukan oleh personel Polres Blitar serta jajaran polsek. Selain mengecek stok, petugas berpatroli di sejumlah SPBU untuk mengantisipasi kepadatan antrean kendaraan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Berdasarkan hasil pemantauan, BBM di sebagian besar SPBU yang diperiksa masih tersedia, meskipun jumlah stok bervariasi.

Petugas juga melakukan pengamanan dan pemantauan pelayanan pengisian BBM. Hasil patroli menunjukkan antrean kendaraan masih terpantau normal dan terkendali, serta berada di dalam area SPBU sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas di jalan sekitar.

Pihaknya juga tetap melakukan pengawasan untuk penyaluran BBM serta melakukan pemantauan. Hal ini dilakukan untuk menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat.

"Kegiatan pemantauan dan patroli tersebut merupakan langkah pencegahan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," katanya.

Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga terus mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan BBM jenis pertalite dan biosolar di wilayah Karesidenan Kediri, meliputi Kota dan Kabupaten Kediri, Nganjuk, Blitar, Tulungagung, serta Trenggalek.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Integrated Terminal (IT) Surabaya serta Fuel Terminal (FT) Malang, Madiun, dan Boyolali untuk mengatur pengiriman BBM, dengan memprioritaskan SPBU yang mengalami peningkatan kebutuhan.

Ia mengatakan pemantauan kondisi lapangan dan koordinasi lintas pihak terus dilakukan guna mendukung kelancaran pelayanan BBM kepada masyarakat.

"Kami terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan BBM melalui koordinasi dengan terminal terkait dan pengaturan pengiriman ke SPBU prioritas. Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mendukung kelancaran pelayanan serta menjaga kondisi di lapangan tetap aman dan kondusif," ujar Ahad.

Ia menambahkan petugas melakukan pengaturan antrean di SPBU serta memberikan bantuan berupa air mineral dan permen kepada konsumen yang sedang mengantre.

Upaya tersebut bagian dari perhatian Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus terhadap kenyamanan masyarakat selama proses pelayanan berlangsung.

Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, dan memperoleh informasi melalui kanal informasi resmi Pertamina.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.