- Home
-
- Megapolitan
-
- Literasi Lima Abad Harapka...
Literasi Lima Abad Harapkan Warga Ciptakan Sastra Kreatif
Senin, 19 Okt 2026, 01:15 WIBJAKARTA â Masyarakat didorong untuk menghasilkan karya sastra kreatif seperti puisi, cerita pendek, pengalaman, esai, serta berbagai bentuk tulisan yang merekam kehidupan Jakarta dari beragam perspektif. Itulah inti diluncurkannya âGerakan Literasi Lima Abad.âKepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin, Diki Lukman Hakim, telah meluncurkan Gerakan Literasi Lima Abad tersebut, Minggu.
Peluncuran dilakukan pada Malam Anugerah Piala HB Jassin 2026 di Taman Ismail Marzuki, Sabtu (17/10). Gerakan tersebut diinisiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta menjelang peringatan 500 tahun Jakarta. Diki menyatakan, pelajar, mahasiswa, pendidik, penulis, sastrawan, komunitas literasi, serta masyarakat berkesempatan menyumbangkan cerita dan gagasan mengenai perjalanan ibu kota.
Harapnnya, perpustakaan dan ruang kebudayaan diharapkan semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari dan menjadi tempat tumbuhnya generasi penulis. âMenjelang lima abad Jakarta pada tahun depan, sastra menjadi salah satu cara untuk merekam perjalanan kota, menyuarakan pengalaman warganya, dan mewariskan gagasan kepada generasi berikutnya,â ujar Diki.
Melalui Piala HB Jassin, Festival Sastra HB Jassin, dan Festival Pustakarsa 2026, Diki berharap budaya membaca dan menulis semakin mengakar di tengah masyarakat. Di sisi lain, Diki menuturkan, perayaan Piala HB Jassin 2026 berlangsung di luar panggung utama. Tanggal 16-17 Oktober, penyelenggara menghadirkan pameran komunitas, makanan minuman serta panggung open mic. Ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi secara langsung.
Pameran tersebut melibatkan Big Bad Wolf Books, Jakarta Book Party, Jnanasastra, Los Buku patjarmerah, Penalis, Rawamangun Concept, Redaksi Nawala-Rabupagi, Sekacil, Eattiew, Jiucible by Surplus, Kaneramen, dan Lace Coffee. Kehadiran komunitas literasi, pelaku usaha makanan minuman, serta berbagai kelompok kreatif turut memperluas pengalaman pengunjung.
Sementara itu, panggung open mic menjadi ruang bagi pengunjung, komunitas sastra, dan peserta untuk menampilkan karya serta berbagi ekspresi. Melalui kegiatan tersebut, kata Diki, sastra tidak hanya hadir sebagai objek penilaian dalam kompetisi.
âRangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari Festival Pustakarsa, yakni Festival Perpustakaan, Kearsipan, dan Sastra yang berlangsung 14-22 Oktober,â tutur Diki. Selama berlangsungnya festival, masyarakat dapat mengikuti beragam kegiatan literasi, edukasi, dan kreativitas. Antara lain pameran kearsipan, bedah buku naskah sumber arsip, dan membaca bersama Duta Baca Jakarta.
âPengunjung juga dapat mengikuti bincang literasi, read aloud, lokakarya menulis, pentas literasi, musik, Piknik Baca Jakarta, serta Urban Reading Walk,â ungkap Diki. Sebelumnya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono, menyebutkan sebanyak hamper 15.000 orang berpartisipasi dalam Piala HB Jassin 2026. Mereka ada yang perorangan maupun grup dalam empat mata lomba.
Kompetisi tersebut meliputi lomba Baca Puisi Tingkat Nasional yang diikuti 3.700 peserta. Penulisan Cerpen Tingkat Internasional dengan 10.011 peserta. Kritik Sastra Tingkat Internasional sebanyak 1.069 peserta. Lomba Musikalisasi Puisi Tingkat SMA/Sederajat Wilayah Jabodetabek yang diikuti 208 grup.
- Anugerah Piala HB Jassin
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.