Liga Champions: Napoli Terpuruk, Bodo/Glimt Datang dengan Modal Empat Kemenangan Beruntun

Senin, 19 Okt 2026, 07:00 WIB

NAPOLI — Napoli menghadapi tekanan besar saat menjamu Bodo/Glimt dalam lanjutan Liga Champions di Stadion Diego Armando Maradona, Rabu (21/10) dini hari WIB. Belum meraih satu poin pun dalam dua pertandingan fase liga, wakil Italia itu wajib bangkit jika tidak ingin kembali terancam tersingkir lebih awal.

Situasi Napoli kian sulit karena performa mereka di kompetisi domestik juga mengecewakan. Sebaliknya, Bodo/Glimt datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menaklukkan Borussia Dortmund pada pertandingan sebelumnya. Klub asal Norwegia itu bahkan sedang menikmati empat kemenangan beruntun di semua kompetisi.

Ket. Foto: Kevin De Bruyne berusaha mengembangkan permainan Napoli dalam pertandingan Liga Champions melawan Villarreal. — Sumber: UEFA

Napoli mengawali kiprahnya di Liga Champions musim ini dengan kekalahan kandang dari Arsenal. Pada pertandingan kedua, pekan lalu, mereka kembali gagal meraih poin saat bertandang ke markas Villarreal.

Sempat unggul melalui gol Amir Rrahmani ketika pertandingan baru berjalan delapan menit, Napoli justru kehilangan kendali. Tuan rumah membalas dua kali sebelum turun minum dan akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1.

Hasil tersebut membuat Napoli kembali dibayangi kegagalan pada fase liga. Musim lalu, mereka mengakhiri persaingan di peringkat ke-30 dari 36 peserta sehingga tidak berhasil melangkah ke fase gugur.

Pelatih Massimiliano Allegri pun berada dalam sorotan. Mantan finalis Liga Champions bersama Juventus itu telah menelan delapan kekalahan dalam sembilan pertandingan terakhirnya di kompetisi elite Eropa tersebut. Jumlah itu menyamai total kekalahan yang dialaminya dalam 40 pertandingan sebelumnya.

Tekanan terhadap Allegri semakin besar setelah Napoli menelan kekalahan mengejutkan di kompetisi domestik. Pada Sabtu, mereka kalah 0-1 dari Venezia, tim yang berada di dasar klasemen Serie A dan sebelumnya belum mengoleksi poin. Kevin De Bruyne gagal mengeksekusi penalti dalam pertandingan tersebut.

Secara keseluruhan, Napoli telah menelan lima kekalahan dari sembilan pertandingan pertamanya musim ini di semua kompetisi. Catatan tersebut menjadi awal musim terburuk mereka dalam 25 tahun terakhir.

Selain berusaha mengakhiri tren negatif, Napoli juga memburu kemenangan ke-100 di kompetisi Eropa. Mereka akan menghadapi Bodo/Glimt untuk pertama kalinya sejak kedua klub bertemu dalam dua leg Piala Winners Eropa 1976. Dua pertandingan tersebut merupakan satu-satunya pertemuan kompetitif Napoli dengan klub asal Norwegia sebelum laga kali ini.

Bodo/Glimt Bukan Lawan yang Bisa Diremehkan

Bodo/Glimt justru memiliki rekam jejak yang cukup mengesankan ketika menghadapi klub-klub Italia dalam beberapa tahun terakhir.

Setelah kalah tipis dari AC Milan pada 2020, mereka berhasil menaklukkan dua klub ibu kota, AS Roma dan Lazio, sebelum membuat kejutan dengan menyingkirkan Inter Milan pada musim lalu.

Keberhasilan melewati Inter di babak play-off fase gugur menjadi salah satu pencapaian terbesar Bodo/Glimt di Liga Champions. Perjalanan mereka akhirnya terhenti pada babak 16 besar.

Kampanye musim ini sempat dimulai dengan hasil mengecewakan. Setelah melewati babak kualifikasi, tim asuhan Kjetil Knutsen dihantam Bayern Muenchen dengan skor telak 0-5 di Jerman.

Namun, Bodo/Glimt segera menunjukkan respons positif. Mereka menundukkan Borussia Dortmund dengan skor 1-0 pada pertandingan kedua. Gol Fredrik Sjovold memastikan kemenangan sekaligus memperpanjang catatan impresif mereka menjadi enam kemenangan kandang berturut-turut di kompetisi UEFA.

Dalam 13 pertandingan terakhir di kompetisi Eropa, Bodo/Glimt membukukan sembilan kemenangan dan hanya dua kali kalah. Konsistensi tersebut juga berjalan seiring dengan persaingan ketat mereka di Eliteserien, kasta tertinggi sepak bola Norwegia.

Kemenangan 2-0 atas HamKam pada Sabtu membuat Bodo/Glimt menyamai perolehan poin pemuncak klasemen dalam persaingan perebutan gelar. Kedua tim bahkan unggul 17 poin atas penghuni peringkat ketiga.

Meski demikian, Napoli tetap memiliki peluang memanfaatkan kelemahan lawannya ketika bermain tandang. Bodo/Glimt selalu kebobolan dalam 17 pertandingan tandang terakhir mereka di kompetisi Eropa.

Kemenangan atas Inter di San Siro pada musim lalu juga menjadi satu-satunya kemenangan Bodo/Glimt dari delapan lawatan sebelumnya ke Italia. Catatan tersebut menunjukkan bahwa Napoli masih memiliki kesempatan, meski performa mereka sedang jauh dari meyakinkan.

Jadwal pertandingan yang padat hingga jeda internasional berikutnya membuat Allegri diperkirakan kembali merotasi susunan pemain Napoli.

De Bruyne dan Rasmus Hojlund sama-sama memulai pertandingan dari bangku cadangan ketika Napoli menghadapi Venezia. Lorenzo Lucca mendapat kesempatan tampil sejak menit pertama, tetapi gagal memberikan kontribusi yang diharapkan.

Hojlund berpeluang kembali mengisi lini depan. Penyerang asal Denmark itu pernah mencetak tujuh gol dalam delapan penampilan pertamanya di Liga Champions, tetapi hanya mampu menambah satu gol dalam tujuh pertandingan berikutnya.

Napoli telah mendapatkan tambahan tenaga setelah Mathias Olivera dan Frank Anguissa kembali bugar. Namun, mereka masih kehilangan David Neres, Antonio Vergara, Costantino Favasuli, dan Alessandro Buongiorno karena masalah kebugaran. Alisson Santos juga diragukan tampil setelah mengalami cedera ketika menghadapi Venezia.

Di kubu lawan, Knutsen juga melakukan rotasi pada akhir pekan. Sejumlah pemain reguler, termasuk Patrick Helmersen dan Sondre Fet, diperkirakan kembali masuk susunan utama.

Mantan pemain sayap AC Milan, Jens Petter Hauge, juga berharap mendapat kesempatan tampil sejak awal setelah menjadi pemain pengganti pada Sabtu. Hauge pernah mencetak gol ke gawang Napoli pada November 2020.

Bodo/Glimt masih kehilangan Hakon Evjen dan August Mikkelsen yang mengalami cedera. Namun, Odin Bjortuft sudah dapat kembali bermain setelah menjalani hukuman akibat kartu merah yang diterimanya saat menghadapi Bayern Muenchen.

Perkiraan Susunan Pemain

Napoli (3-4-2-1): Milinkovic-Savic; Marin, Rrahmani, Badiashile; Di Lorenzo, Lobotka, McTominay, Spinazzola; Politano, De Bruyne; Hojlund.

Bodo/Glimt (4-3-3): Khaikin; Sjovold, Gundersen, Aleesami, Bjorkan; Auklend, Berg, Fet; Blomberg, Helmersen, Hauge.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.