Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Pesisir di Sulawesi Utara
Minggu, 18 Okt 2026, 09:00 WIBMANADO â Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Bitung terus meningkatkan kualitas pendidikan anak pesisir di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
"Program Tanggung Jawab Lingkungan Sosial (TJSL) melalui Rumah Anak Pesisir (RASI) merupakan sebuah ruang pendidikan nonformal yang diinisiasi oleh Pertamina," kata Area Manager Communication Relations and CSR Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto, di Manado, Sabtu (18/10).
Pertamina melakukan bersama kelompok masyarakat binaan, relawan, dan berbagai pemangku kepentingan lokal di Sulut.
Hadir sejak pada 2023, RASI telah menjadi ruang belajar dan bertumbuh bagi lebih dari 145 anak di kawasan Pemukiman Candi, Lingkungan III, Kelurahan Bitung Barat 1, Kota BitungÂ
Ia mengatakan bukan hanya mengajarkan anak-anak tentang lingkungan, RASI ingin mengubah cara mereka memandang tempat tinggal.Â
Pesisir bukan sekadar tempat mereka tinggal. Pesisir adalah bagian dari identitas, sumber kehidupan, sekaligus warisan yang perlu dijaga.
Founder Rumah Cinta Kasih Jesiska Christi Sarempa mengatakan RASI menerapkan pendekatan eksperiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman. Anak-anak tidak hanya duduk mendengarkan materi, tetapi diajak belajar melalui apa yang mereka lihat, lakukan, dan rasakan secara langsung.Â
Eksplorasi lingkungan, permainan edukatif, prakarya, praktik, hingga berbagai aktivitas kreatif menjadi bagian dari proses pembelajaran. Dengan cara tersebut, edukasi lingkungan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi diharapkan tumbuh menjadi karakter dan kebiasaan.
Bagi Pertamina, keberlanjutan program tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari bagaimana program mampu menciptakan perubahan di tengah masyarakat.Â
RASI dibangun melalui kolaborasi antara Integrated Terminal (IT) Bitung, kelompok masyarakat binaan, relawan, serta pemangku kepentingan lokal. Kolaborasi tersebut menghadirkan sebuah ekosistem belajar yang hangat, inklusif, dan inspiratif bagi anak-anak pesisir.
Lilik menjelaskan bahwa anak-anak perlu diperkenalkan bahwa lingkungan tempat mereka tumbuh memiliki nilai dan masa depan yang layak diperjuangkan. Ketika anak-anak mencintai pesisirnya, mereka sedang belajar mencintai masa depan mereka sendiri.Â
âKami ingin anak-anak memahami bahwa pesisir bukan sekadar tempat tinggal, tetapi bagian dari kehidupan dan masa depan mereka. Dari rasa cinta terhadap lingkungan inilah kami berharap tumbuh generasi yang peduli, berani menjaga, dan mampu membawa perubahan bagi lingkungannya," kata Lilik.
Lilik menambahkan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan bangsa, sehingga melalui Rumah Anak Pesisir (RASI) dapat tumbuh menjadi perubahan yang lebih besar melahirkan generasi pesisir yang tidak hanya memiliki mimpi, tetapi juga memiliki kepedulian dan kemampuan untuk menjaga lingkungan tempat mimpi itu tumbuh.
Program ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDG's) tujuan empat tentang Pendidikan Berkualitas, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara Pertamina dengan masyarakat sekitar.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Dompet Dhuafa dan Chubb Life Beri Literasi Keuangan untuk 40 Pegiat UMKM
-
Sawah 120 Hektar di Jatim Terancam Kekeringan, Menteri PU Turunkan 13 Pompa Darurat!
-
Update Cuaca Jakarta Jumat: Seluruh Kota Diprediksi BMKG Berawan Tebal hingga Hujan Ringan
-
Art Jakarta 2026 Dibuka! 75 Galeri Seni dari Indonesia hingga Asia Ramaikan JIExpo Kemayoran
-
Alcaraz Atasi Masalah Servis, Singkirkan Michelsen di Babak Pertama Japan Open
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.