Turis Australia Jadi Sasaran Promosi, Kemenpar Perkenalkan Keindahan Jakarta

Sabtu, 17 Okt 2026, 19:14 WIB

JAKARTA - Kementerian Pariwisata memperkenalkan keindahan wisata edukasi yang berada di kawasan Jakarta kepada wisatawan Australia melalui penyelenggaraan familiarization trip (famtrip) bertajuk “Wonderful Indonesia Edu-Familiarization Trip: Where Heritage Meets a Sustainable Future”.

"Melalui program ini, kami ingin para calon pemimpin muda Australia merasakan langsung Jakarta, dari Masjid Istiqlal hingga cerita sejarah Kota Tua, sehingga pengalaman tersebut menjadi cerita positif tentang Indonesia yang mereka bawa ke jejaring akademik dan profesionalnya," kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Ket. Foto: Peserta famtrip edukasi dari University of Tasmania tengah melakukan walking tour menyusuri kawasan Kota Tua Jakarta, Senin (5/10). — Sumber: Antara foto/HO-Kemenpar

Made mengatakan program ini diselenggarakan oleh University of Tasmania (UTAS) bersama Westpac Scholars Trust dengan melibatkan 43 peserta dari Westpac Australia-Asia Fellowship (WAAF) Leadership Residential Program yang berkunjung ke Jakarta pada 4-7 Oktober 2026.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mempromosikan dan memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan di pasar wisata edukasi internasional, khususnya bagi wisatawan asal Australia.

Rangkaian program di Jakarta mengangkat tema identitas, perubahan, dan pengaruh regional Indonesia. Pada Senin (5/10), peserta mengikuti sesi In-Conversation dan diskusi panel bersama para ahli dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Kementerian Pariwisata turut mengenalkan destinasi warisan budaya dan keberagaman Indonesia kepada peserta, melalui kunjungan tur berpemandu di Masjid Istiqlal, dilanjutkan dengan tur berjalan kaki untuk menyusuri kawasan Kota Tua Jakarta, meliputi area Kali Besar dan Lapangan Fatahillah.

Hari pertama ditutup dengan acara makan malam formal di House of Tugu yang mempertemukan peserta dengan akademisi, pakar, serta pemangku kepentingan Indonesia dalam balutan kehangatan budaya dan kuliner Nusantara.

Agenda kemudian berlanjut pada Selasa (6/10) dengan sesi pengarahan di Kedutaan Besar Australia, kunjungan ke Sekretariat ASEAN, serta kehadiran pada resepsi ASEAN Emerging Leaders.

CEO Westpac Scholars Trust dan Westpac Foundation, Amy Lyden mengatakan bertemu langsung dengan para tokoh dan pakar Indonesia serta menjelajahi warisan budaya kota ini sangat memperkaya pemahaman para peserta tentang Indonesia.

Edukasi dan minat khusus yang memadukan warisan budaya dengan isu masa depan berkelanjutan turut membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan perguruan tinggi serta mitra di Australia.

Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II Kemenpar Yulia menambahkan bahwa kampanye Go Beyond Ordinary turut hadir untuk memperkuat daya tarik pariwisata Indonesia melalui pengalaman yang melampaui wisata konvensional.

Kampanye ini mengedepankan eksplorasi budaya, pembelajaran, serta keterhubungan dengan isu-isu global yang relevan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menarik minat wisatawan yang mencari perjalanan lebih mendalam sekaligus memberikan nilai tambah bagi destinasi yang dikunjungi.

“Melalui kampanye Go Beyond Ordinary, kami ingin menghadirkan perspektif baru dalam berwisata dengan menawarkan pengalaman yang lebih autentik, berkesan, dan bermakna,” ujar Yulia.

  • Turis
  • Kemenpar
  • Australia
  • Gaet Wisatawan

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.