Raksasa Otomotif Perpanjang Kemitraan dengan Rimini Street, Hemat 50 Persen Biaya Pemeliharaan TI

Sabtu, 17 Okt 2026, 15:58 WIB

JAKARTA — Pyung Hwa Holdings, perusahaan induk produsen suku cadang otomotif asal Korea Selatan, memperpanjang kemitraan dengan Rimini Street selama lima tahun ke depan setelah mencatat penghematan biaya pemeliharaan tahunan sebesar 50 persen. Kerja sama ini juga membantu perusahaan meningkatkan respons layanan teknis dan menjaga stabilitas sistem teknologi informasi (TI) yang digunakan dalam operasional bisnis.

Rimini Street, perusahaan penyedia layanan dukungan perangkat lunak perusahaan (enterprise software), mengumumkan perpanjangan kemitraan tersebut pada 16 Oktober 2026. Selama beberapa tahun terakhir, perusahaan itu memberikan dukungan terhadap sistem SAP ECC 6 dan basis data Oracle yang digunakan Pyung Hwa Holdings.

Ket. Foto: Ilustrasi sistem teknologi informasi (TI) dari Rimini Street oleh Pyung Hwa Holdings. Perusahaan ini memperpanjang kemitraan dengan perusahaan teknologi itu selama lima tahun setelah menghemat 50 persen biaya pemeliharaan TI dan meningkatkan stabilitas sistem SAP dan Oracle. — Sumber: Rimini Street

Pyung Hwa Holdings merupakan pemasok bagi sejumlah produsen otomotif utama di Korea Selatan serta perusahaan dalam rantai pasokan produsen peralatan asli (original equipment manufacturer/OEM) global. Perusahaan mengandalkan sistem SAP dan Oracle untuk mendukung berbagai fungsi bisnis, mulai dari perencanaan produksi, pengelolaan material, keuangan, pengendalian, hingga sumber daya manusia.

Direktur sekaligus Kepala Strategi Informasi Pyung Hwa Holdings, Sangwook Lee, mengatakan, kemitraan dengan Rimini Street membantu perusahaan meningkatkan profitabilitas sekaligus memberikan ruang bagi tim TI untuk berfokus pada kegiatan yang menghasilkan nilai bisnis lebih tinggi.

“Tiga tahun kemitraan pertama dengan Rimini Street terbukti menjadi salah satu keputusan terbaik yang kami ambil dalam mendukung tujuan kami untuk meningkatkan profitabilitas dan memberikan ruang bagi tim kami untuk berfokus pada inisiatif yang bernilai lebih tinggi,” ujar Lee melalui keterangan tertulis pada hari Jumat (16/10/2026).

Ia menambahkan, kualitas layanan, kepercayaan terhadap mitra, serta stabilitas jangka panjang sistem SAP dan Oracle menjadi pertimbangan utama perusahaan untuk melanjutkan kerja sama selama lima tahun berikutnya.

Tekan Biaya dan Tingkatkan Respons Layanan

Sebelum bekerja sama dengan Rimini Street, Pyung Hwa Holdings menghadapi tingginya biaya pemeliharaan tahunan serta dukungan teknis yang dinilai belum konsisten. Perusahaan juga membutuhkan penyelesaian masalah yang lebih cepat dan tenaga ahli yang memahami sistem yang telah disesuaikan dengan kebutuhan internalnya.

Sistem tersebut mendukung operasional 17 anak perusahaan, terdiri atas 12 perusahaan domestik dan lima perusahaan afiliasi di luar negeri. Karena itu, stabilitas sistem dan kecepatan penanganan masalah menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran operasional.

Menurut Lee, perusahaan sebelumnya masih mengalami keterbatasan dukungan teknis meskipun telah memiliki kontrak pemeliharaan dengan penyedia sistem setelah implementasi SAP ERP.

“Ketika muncul masalah teknis, kami kesulitan mendapatkan dukungan yang cepat dan ahli, sehingga menimbulkan tantangan berkelanjutan dalam menjaga stabilitas operasional,” katanya.

Setelah berdiskusi dengan sejumlah pengguna layanan dukungan pihak ketiga Rimini Street di Korea Selatan, Pyung Hwa Holdings memutuskan menjalin kemitraan dengan perusahaan tersebut.

Melalui layanan Rimini Support, Pyung Hwa Holdings dapat mempertahankan sistem SAP dan Oracle yang telah disesuaikan dengan kebutuhan bisnis tanpa harus mengikuti jadwal pembaruan atau migrasi yang ditentukan oleh vendor perangkat lunak.

Pendekatan ini memungkinkan perusahaan menentukan waktu pembaruan berdasarkan kebutuhan operasional dan strategi bisnisnya sendiri. Perusahaan juga dapat mengurangi risiko gangguan operasional serta menghindari biaya yang timbul dari pembaruan sistem yang tidak diperlukan.

“Rimini Street membantu kami terbebas dari tekanan vendor untuk melakukan pembaruan sistem dan menyusun strategi TI yang selaras dengan kebutuhan bisnis dan lingkungan operasional kami,” ujar Lee.

Selain menekan biaya pemeliharaan, fleksibilitas tersebut memungkinkan Pyung Hwa Holdings mengalokasikan kembali anggaran dan sumber daya TI untuk mendukung prioritas transformasi bisnis.

Alihkan Sumber Daya ke Manufaktur Cerdas dan AI

Penghematan biaya dan stabilitas sistem membuka peluang bagi Pyung Hwa Holdings untuk meningkatkan investasi pada manufaktur cerdas, analisis data tingkat lanjut, serta pengelolaan kualitas berbasis kecerdasan buatan (AI).

Ke depan, perusahaan berencana memperkenalkan sejumlah teknologi secara bertahap, termasuk pemeliharaan prediktif berbasis AI, digital twin atau representasi digital dari aset maupun proses fisik, serta optimalisasi produksi.

Perusahaan juga berencana meningkatkan investasi penelitian dan pengembangan (R&D) untuk komponen sel bahan bakar hidrogen dan kendaraan listrik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menyesuaikan kemampuan manufakturnya dengan perkembangan industri otomotif.

Wakil Presiden Eksekutif sekaligus General Manager Regional Korea Rimini Street, Hyungwook “Kevin” Kim, mengatakan, pengalaman Pyung Hwa Holdings menunjukkan pentingnya dukungan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis pelanggan.

Menurut Kim, dukungan teknis yang responsif dan pemahaman terhadap sistem yang digunakan perusahaan membantu pelanggan memaksimalkan nilai investasi perangkat lunak yang telah dimiliki.

“Selama bertahun-tahun, tim kami telah memberikan dukungan yang responsif, keahlian mendalam, dan stabilitas yang dibutuhkan untuk membantu Pyung Hwa Holdings memaksimalkan nilai investasinya pada SAP dan Oracle,” ujar Kim.

Lee menegaskan, kerja sama tersebut memberikan manfaat berupa penghematan biaya, stabilitas sistem, dan dukungan teknis yang lebih responsif. Dengan dukungan itu, tim TI perusahaan dapat memusatkan perhatian pada inisiatif yang mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Perpanjangan kemitraan ini menunjukkan bahwa Pyung Hwa Holdings memilih mempertahankan sistem perusahaan yang telah berjalan dengan dukungan pihak ketiga, sembari mengarahkan sumber daya untuk pengembangan teknologi manufaktur dan inovasi produk otomotif.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.