Sertijab Kepala BNPB Digelar di Sentul, Kristomei Sianturi Gantikan Suharyanto.
Jumat, 16 Okt 2026, 14:34 WIBSeremoni serah terima jabatan (sertijab) Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) antara pejabat lama Suharyanto dan pejabat baru Kristomei Sianturi di agendakan berlangsung di Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana (Pusdiklat PB) BNPB di Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat siang.
"Di Sentul (Gedung Pusdiklat BNPB)," kata Kepala Bidang Komunikasi Kebencanaan BNPB Dodi Yuleova saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Meski tidak merinci alasan pemilihan lokasi di luar Kantor BNPB Pusat Jakarta, dia mengonfirmasi rangkaian acara inti dijadwalkan mulai bergulir tepat pukul 14.00 WIB.
"Jam 14.00 Wib," ucapnya.
Sementara itu berdasarkan pantauan di Kantor BNPB Pusat, Jalan Pramuka, Jakarta suasana tampak lenggang, dengan penjagaan oleh sejumlah aparat kepolisian.
Papan karangan bunga ucapan selamat serah terima jabatan Kepala BNPB dari sejumlah organisasi kementerian-lembaga dan kalangan masyarakat tampak menghiasi sekeliling halaman gedung megah berlantai 12 itu.
Diketahui, Suharyanto menjabat sebagai Kepala BNPB pada 17 November 2021 menggantikan Letjen TNI Ganip Warsito. Selama memimpin lembaga tersebut Suharyanto menekankan pentingnya respons cepat, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak, serta penguatan upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.
Kepemimpinannya berlangsung di tengah beragam tantangan kebencanaan, mulai dari gempa bumi, banjir, tanah longsor, erupsi gunung api, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bahkan termasuk penyelesaian konflik sosial antarsuku dan mitigasi kelaparan akibat anomali iklim bagi masyarakat pegunungan Indonesia yang semuanya membutuhkan koordinasi lintas instansi.
Kemudian pada Kamis 15 Oktober 2026 Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai penggantinya. Dengan berakhirnya masa jabatan tersebut, Suharyanto menutup pengabdiannya sebagai Kepala BNPB.
Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 113/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk menggantikan Suharyanto.
Prosesi pelantikan di Istana Negara itu berjalan khidmat dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, serta dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, serta sejumlah pimpinan tinggi negara lainnya.
Profil Kristomei Sianturi
Lahir di Kotabumi, Lampung Utara, Lampung, pada 6 Mei 1976, Kristomei membangun fondasi kariernya dari kedisiplinan militer yang ketat.
Ia merupakan alumni SMA Taruna Nusantara tahun 1994 yang kemudian melanjutkan pendidikannya di Akademi Militer (Akmil) dan lulus pada 1997 dari kecabangan Infanteri.
Dahaganya akan ilmu pengetahuan membawanya menuntaskan pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Sesko TNI, hingga merampungkan studi di Universitas Pertahanan (Unhan).
Rekam jejak penugasannya merentang luas dari medan tempur hingga kursi pimpinan strategis. Ia pernah memimpin pasukan sebagai Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak (2013-2014) serta Yonif Para Raider 328.
Ketajaman manajerialnya kian terasah saat mengemban tugas sebagai Sekretaris Pribadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Sespri Wakasad) pada 2017 dan Asisten Operasi (Asops) Kasdam I/Bukit Barisan (2020-2022).
Tidak hanya di lapangan, kepiawaiannya dalam membangun komunikasi strategis teruji ketika ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) pada 2023-2024, sebelum akhirnya mengemban amanat sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI pada awal 2025.
Roda kepemimpinannya juga berputar di ranah pendidikan dan teritorial, mulai dari Wakil Gubernur Akademi Militer (2024-2025) hingga memimpin komando kewilayahan sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten.
Di kancah internasional, dedikasinya turut diakui keika ia bergabung dalam misi perdamaian dunia di bawah bendera United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Penugasan tersebut mengantarkannya meraih penghargaan UNIFIL Medal serta Military Valour Medal dari pemerintah Lebanon.
Kini, publik menantikan bagaimana terobosan Kristomei Sianturi dalam memperkuat ketahanan bangsa dan mitigasi bencana di seluruh penjuru Indonesia, negara kepulauan yang berada dalam lingkar cincin api pasifik dengan segala kerentanan bencananya.
Termasuk bagaimana cara putra kelahiran Bumi Ruwa Jurai itu mentransformasi manajemen komunikasi dan distribusi informasi publik BNPB atas penanganan bencana-pascabencana berbekal pengalaman panjangnya di pusat penerangan angkatan darat yang dikenal akrab dengan rakyat.
- Kristomei Sianturi Kepala BNPB
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.