Kementerian Ekraf Gelar Program Aktivasi Creative Hub untuk Siapkan Talenta Kreatif Jasa TIK

Jumat, 16 Okt 2026, 16:23 WIB

BOGOR - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif resmi menggelar program Aktivasi Creative Hub: SIAP (Sinergi, Inkubasi, Akselerasi, dan Penguatan) Talenta Kreatif Jasa TIK di Auditorium Galeri Bumi Parawira, Kota Bogor. 

Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kementerian Ekraf/Badan Ekraf bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor itu bertujuan untuk memperkuat kapasitas, daya saing, serta jangkauan pasar para pelaku usaha dan start-up jasa TIK agar mampu tumbuh profesional, adaptif, dan berkelanjutan.

Ket. Foto: Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif resmi menggelar program Aktivasi Creative Hub: SIAP (Sinergi, Inkubasi, Akselerasi, dan Penguatan) Talenta Kreatif Jasa TIK di Auditorium Galeri Bumi Parawira, Kota Bogor. — Sumber: ANTARA.HO.Ist

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi aktif Kementerian Ekraf/Badan Ekraf dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Gekrafs, dan Reka - Rembuk Kreatif (Forum Ekonomi Kreatif Kota Bogor). 

Penguatan sektor jasa TIK merupakan pilar strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah. Meskipun para pelaku jasa TIK di Kota Bogor memiliki potensi dan keahlian teknis yang kuat, sebagian besar masih menghadapi tantangan pada aspek pengelolaan bisnis, penyusunan portofolio profesional, pencitraan merek, serta pemahaman mekanisme akses pasar. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Drs. Firdaus saat membuka secara resmi kegiatan ini dalam sambutannya menyampaikan apresiasi sekaligus harapannya terhadap kemajuan pegiat TIK lokal.

"Keahlian teknis atau kemampuan coding saja tidak cukup. Pelaku usaha TIK membutuhkan penguatan kapasitas di sisi pengelolaan bisnis, penyusunan portofolio, dan pemahaman akses pasar agar karya anak-anak Bogor memiliki kredibilitas serta daya saing yang tinggi.” ujar Firdaus.

Pihaknya berharap agar program SIAP ini melahirkan start-up Jasa TIK Kota Bogor yang tangguh. Mampu memenangi pengadaan pemerintah (SPSE), dan siap menjadi pemain utama di industri digital nasional.

Sementara itu, Adyatama Parekraf Ahli Madya, Nurullah Jaya Kesuma, dalam sambutannya mewakili Direktur Jasa TIK menegaskan pentingnya transformasi pola pikir dan pengembangan kapasitas bagi pelaku jasa TIK.

"Tantangan pelaku usaha saat ini bukan semata-mata menghasilkan produk atau layanan yang berkualitas, melainkan juga harus memiliki identitas bisnis yang kuat, portofolio yang profesional, serta pola pikir kewirausahaan yang adaptif,'' tuturnya. 

Dikatakannya, program SIAP Jasa TIK ini mengusung empat pilar pendekatan, yaitu Sinergi, Inkubasi, Akselerasi, dan Penguatan. Kegiatan ini meningkatkan fungsi creative hub sebagai wadah inkubasi dan laboratorium inovasi bagi para pegiat TIK lokal. 

Pada kesempatan tersebut, hadir narasumber yang memberikan paparan. Ketua Forum REKA Bogor, Georgian Marcello, menyampaikan materi tentang branding portfolio & founder mentality untuk mengakselerasi ekonomi kreatif di kota Bogor.

Konsultan spesialis pengadaan barang dan jasa, Zainal Abidin, menyampaikan materi tentang Strategi SPSE & Perusahaan Terbuka yang akan membuka pasar lebih luas dan meningkatkan level kompetisi talenta kreatif jasa TIK.

Sesi terakhir adalah tentang Strategi Professional Image Building dalam bisnis yang disampaikan oleh Ketua DPC Gekrafs Jakarta, Aliah Lestari Sayuti yang juga pegiat social dan influencer.

  • Ekonomi Kreatif

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.