Cetak 96 Tenaga Kerja Siap Pakai, Bupati Bima Minta Lulusan Vokasi Gebrak Dunia Usaha

Jumat, 16 Okt 2026, 01:05 WIB

BIMA - Bupati Bima Ady Mahyudi mendorong 96 lulusan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 4 Tahun 2026 untuk memanfaatkan keterampilan teknis yang diperoleh guna membangun usaha mandiri maupun memasuki dunia kerja.

"Harapan kami, keterampilan yang diperoleh selama pelatihan ini dapat berkembang menjadi lapangan pekerjaan, unit usaha baru, dan sumber penghasilan yang memadai bagi keluarga," kata Ady saat menutup pelatihan vokasi di Aula Berdampak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bima, Kamis (15/10).

Ket. Foto: Bupati Bima Ady Mahyudi menyerahkan sertifikat kepada perwakilan peserta saat penutupan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun 2026 di Aula Berdampak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Kamis (15/10/2026). — Sumber: ANTARA/HO-Prokopim Kabupaten Bima

Ia mengatakan pemerintah daerah berupaya mendukung peserta melalui bantuan alat kerja secara bertahap dengan mempertimbangkan ketentuan yang berlaku dan kemampuan anggaran daerah.

"Kami berharap dukungan terhadap lulusan, nantinya dapat membantu mereka menerapkan keterampilan yang diperoleh setelah pelatihan berakhir," ujarnya.

Menurut Bupati, keterampilan teknis yang dimiliki perlu terus dikembangkan agar dapat dimanfaatkan untuk mencari pekerjaan, meningkatkan produktivitas, maupun merintis usaha secara mandiri.

Ady juga mengingatkan peserta agar menjaga kejujuran, menepati janji, mengutamakan keselamatan kerja, dan memberikan hasil pekerjaan terbaik.

"Sikap bertanggung jawab dan kualitas kerja menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap tenaga kerja," ujarnya.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Bima H. Muhamad Syaeful Bahri mengatakan pelatihan yang berlangsung pada 26 Agustus hingga 12 Oktober 2026 itu diikuti 96 peserta yang merupakan perwakilan dari 18 kecamatan di Kabupaten Bima.

Ia menjelaskan, program tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis dan pengetahuan praktis agar lebih siap memasuki pasar kerja maupun membangun usaha secara mandiri.

"Terdapat enam bidang kejuruan yang menjadi sasaran pelatihan, yakni operator komputer, teknisi telepon seluler, teknisi AC residential, menjahit dengan mesin, teknisi las SMAW 3G dan penyiapan produk roti atau bakery," katanya.

Pembekalan keterampilan tersebut diharapkan dapat memperkuat kompetensi sumber daya manusia lokal sekaligus memperluas kesempatan kerja di Kabupaten Bima.

Bidang pelatihan yang mencakup keterampilan teknis dan administrasi juga membuka peluang bagi peserta untuk bekerja pada sektor jasa dan industri maupun mengembangkan usaha produktif sesuai kompetensi masing-masing.

Penutupan kegiatan ditandai dengan penyerahan sertifikat pelatihan secara simbolis oleh Bupati Bima bersama jajaran pemerintah daerah dan pimpinan BPJS Ketenagakerjaan.

Pemerintah daerah mendorong agar pelatihan vokasi tidak berhenti pada peningkatan keterampilan, tetapi berlanjut pada penyerapan tenaga kerja, tumbuhnya usaha baru, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

  • bupati bima
  • pelatihan vokasi bima
  • disnakertrans kabupaten bima
  • pelatihan kerja bima
  • wirausaha mandiri

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.