Percepat Pemulihan Stok di SPBU, Pertamina Datangkan 57,9 Juta Liter BBM di Bali pada 14–17 Oktober
Kamis, 15 Okt 2026, 08:15 WIBDENPASAR â Pertamina Patra Niaga kembali mendatangkan pasokan total 57,9 juta liter bahan bakar minyak (BBM) di Bali secara bertahap yang disuplai pada 14-17 Oktober 2026 untuk mempercepat pemulihan stok di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
âKami optimalkan seluruh lini operasional,â kata Area Manager Communication, Relations and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Ahad Rahedi di Denpasar, Kamis (15/10).
Kapal tanker tersebut sandar di dermaga Terminal BBM Manggis di Kabupaten Karangasem dan dermaga di Terminal BBM Sanggaran, Denpasar.
Ia merinci total pasokan BBM itu terdiri atas 44,9 juta liter pertalite dan 13 juta liter pertamax.
Penguatan pasokan itu diharapkan dapat mendukung ketersediaan BBM serta memperkuat penyaluran ke SPBU di berbagai wilayah Bali.
âSelain pasokan, kami meningkatkan kesiapan SPBU, serta mengerahkan dukungan personel dan armada agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal,â imbuh Ahad.
Pihaknya juga menambah jam operasional SPBU di antaranya di Kota Denpasar, dari sebelumnya 24 SPBU yang beroperasi selama 24 jam, disiapkan penambahan 60 SPBU dengan jam operasional yang sama.
Sebelumnya, pihaknya telah mengerahkan kapal tanker secara bertahap untuk melakukan penyaluran BBM pada Rabu (7/10) dan Minggu (11/10) yang membawa 18.000 kiloliter pertalite dan 2.500 kiloliter pertamax di Terminal Manggis.
Kemudian kapal tanker Klasogun yang membawa 1.200 kiloliter pertalite sandar di Terminal BBM Sanggaran Denpasar pada Selasa (13/10).
Ia menjelaskan dalam kondisi normal, rata-rata konsumsi Pertalite di Bali mencapai sekitar 2.200 kiloliter per hari.
Pihaknya terus memantau kondisi pasokan dan penyaluran BBM serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, serta mengikuti informasi melalui kanal resmi perusahaan BUMN itu.
Sementara itu di Bali seluruh instansi termasuk sektor pendidikan, BUMN dan BUMD melakukan sistem bekerja dari rumah sesuai edaran Gubernur Bali pada Rabu (14/10) yang berlaku mulai Kamis ini hingga Sabtu (17/10).
Bekerja dari rumah itu dilakukan untuk menekan mobilitas dan mendukung upaya penyediaan dan distribusi BBM.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tim DVI Polda Kalsel Proses Identifikasi 32 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8
-
UEFA Nations League: Ceko dan Inggris Berebut Momentum untuk Bangkit
-
Meningkatkan SDM Melalui Penguatan Budaya Literasi Digital
-
Dituding Langgar Aturan Premier League, Manchester City Akhirnya Buka Suara
-
BMKG Imbau Nelayan untuk Waspadai Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Sultra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.