FIFA Siapkan Dana Rp104 Triliun, Tiap Federasi Sepak Bola Bisa Terima Rp410 Miliar

Kamis, 15 Okt 2026, 06:00 WIB

Paris, Prancis – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) berencana membentuk dana pengembangan senilai 6,35 miliar dollar AS untuk periode empat tahun mendatang, menurut informasi yang diperoleh AFP dari sumber yang mengetahui rencana tersebut pada Rabu (14/10).

Rencana itu dijadwalkan mendapat persetujuan dalam rapat Dewan FIFA pada Kamis di Zurich, Swiss. Presiden FIFA Gianni Infantino bersama 36 anggota lainnya dari jajaran eksekutif federasi tersebut akan menghadiri pertemuan itu.

Ket. Foto: Presiden FIFA Gianni Infantino mencalonkan diri kembali dalam pemilihan presiden pada Maret 2027. — Sumber: AFp

Untuk membiayai dana pengembangan periode 2026–2030 tersebut, FIFA akan memanfaatkan sebagian cadangan keuangannya setelah Piala Dunia 2026 diperkirakan menghasilkan keuntungan komersial yang besar. Dana itu akan disalurkan kepada 211 federasi anggota FIFA serta konfederasi-konfederasi regional.

Rencana yang pertama kali diungkap Associated Press tersebut memungkinkan setiap federasi anggota menerima dana sebesar 25 juta dollar AS.

Jumlah itu jauh lebih besar dibandingkan usulan sebesar 10 juta dolar AS yang diajukan oleh dua tokoh yang selama ini menjadi pengkritik utama Infantino, yakni Presiden Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) Aleksander Ceferin dan Presiden Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF) Victor Montagliani.

Pertemuan pada Kamis itu menjadi rapat Dewan FIFA pertama sejak 28 April dan berlangsung di tengah krisis tata kelola sepak bola dunia. Situasi tersebut menyusul pengumuman Infantino pada musim panas lalu mengenai keinginannya membuka kompetisi premium FIFA, seperti Piala Dunia, bagi investor swasta.

Rencana tersebut akhirnya dibatalkan setelah menuai kritik luas dari komunitas sepak bola. Penolakan itu dipimpin UEFA, CONCACAF, dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Pada akhir September, Infantino memulai proses konsultasi dengan federasi-federasi anggota untuk mereformasi tata kelola organisasi sepak bola dunia tersebut. Ia mengumumkan bahwa usulan awal reformasi dapat mulai dibahas dalam rapat Dewan FIFA pada Kamis.

Infantino, yang kini berusia 56 tahun dan memimpin FIFA sejak 2016, akan mencalonkan diri kembali dalam pemilihan presiden pada Maret 2027.

Namun, para penentangnya sejauh ini belum mencapai kesepakatan untuk mengusung satu kandidat.

Ceferin telah memilih untuk kembali mencalonkan diri sebagai Presiden UEFA. Sementara itu, menurut sejumlah media, Montagliani diperkirakan akan menempuh langkah serupa untuk mempertahankan posisinya di CONCACAF.

Batas waktu pengajuan pencalonan ditetapkan pada 18 November.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.