Cegah Bansos Salah Sasaran, Disdukcapil Punya Andalan Baru Bernama Perlinsos
Kamis, 15 Okt 2026, 01:16 WIBMANADO - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado, Sulawesi Utara, Erwin S. Kontu menyebutkan pemanfaatan aplikasi program Perlindungan Sosial (Perlinsos) memastikan data penerima bantuan sosial tepat sasaran.
"Adanya aplikasi Perlinsos, proses pendaftaran dan sebagainya itu, tujuannya lebih memastikan bahwa yang menerima bansos itu tepat sasaran dan sesuai dengan subjek si penerima bansos," kata Erwin di Manado, Rabu.
Erwin mengatakan, yang menjadi penerima bansos seharusnya adalah memang sesuai dengan profil yang ada di data penerima bansos.
Karena di beberapa kasus, data yang ada di penerima bansos A, tetapi yang menerima B.
"Di sinilah manfaat aplikasi Perlinsos untuk bisa membantu memastikan itu," ujarnya.
Erwin menyebutkan, program aplikasi Perlinsos untuk Kota Manado sudah berjalan sejak Juni 2026, dan Kota Manado masuk di 100 kota pertama untuk uji coba program digitalisasi tersebut.
Di Kota Manado, lanjut Erwin, program digitalisasi Perlinsos tersebut didukung tiga unit kerja yaitu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Sosial.
"Kalau Dinas Sosial karena main programnya di situ untuk bantuan sosial, sedangkan Disdukcapil lebih ke dukungan aktivasi identitas kependudukan digital atau IKD. Sementara Dinas Kominfo membantu kita dalam hal penyediaan jaringan, dokumentasi dan flyer sosialisasi," kata Erwin menjelaskan.
Erwin berharap, adanya keterlibatan TNI dan Polri, program digitalisasi Perlinsos akan lebih masif lagi dan lebih cepat terselesaikan.
"Kemarin kita dipanggil, dinas kabupaten dan kota dipanggil ke Polda, Polres untuk aktivasi IKD dan nantinya bapak ibu TNI dan Polri akan menjadi bagian seperti kami menjadi agen Perlinsos," sebutnya.
Erwin optimistis, dengan struktur yang ada sampai ke bawah program Presiden Prabowo Subianto tersebut bisa terlaksana dengan baik dan untuk Kota Manado bisa sesuai target.
- Bansos
- Aplikasi Penyaluran Bansos
- Akurasi Bansos
- Perlinsos
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Kementrans Bongkar 246 Program TEP 2026, Evaluasi Digelar Agar Target Tak Meleset
-
QRIS Bukan Cuma Alat Bayar, Kini Diusulkan Jadi Basis Pembiayaan UMKM
-
Provinsi Aceh saat Ini Surplus Beras 300 Ribu Ton per Tahun
-
DPR: Desa Adat Bisa Jadi Benteng Pencegahan Narkoba di Bali
-
Korban Gempa NTT Masih Tinggal di Tenda Pengungsian
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.