- Home
-
- Luar Negeri
-
- Sebut Perang Konyol, Trump...
Sebut Perang Konyol, Trump Minta Russia-Ukraina Segera Berdamai
Rabu, 14 Okt 2026, 22:52 WIBWASHINGTON DC - Presiden AS Donald Trump mendesak Presiden Russia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang di Ukraina.
âYang saya tahu, Zelenskyy dan Putin harus bertemu dan mengakhiri perang yang konyol itu,â kata Trump kepada wartawan pada Senin (12/10) saat meninggalkan Gedung Putih menuju Ohio.
âBulan ini, mereka kehilangan 32.000 orang dalam perang itu dan ini konyol. Jadi, mereka harus bertemu dan menyelesaikannya,â tambahnya.
Sebelumnya, Trump mengumumkan bahwa Russia dan Ukraina telah menyepakati penghentian segera serangan terhadap infrastruktur energi satu sama lain.
Ketika ditanya mengenai dukungan Zelenskyy terhadap âgencatan senjata energiâ dan pernyataan bahwa Putin belum menyetujui proposal tersebut, Trump mengatakan dirinya meyakini kedua pemimpin mendukung kesepakatan itu.
âSaya kira mereka berdua mendukungnya. Saya kira mereka ingin membuat kesepakatan, tetapi mereka tidak tahu caranya. Namun, kami akan membuat mereka mencapai kesepakatan,â kata Trump.
Namun, pernyataan Trump bahwa kedua pihak telah menyepakati gencatan senjata tersebut dipertanyakan seorang wartawan yang mengingatkan bahwa Russia dan Ukraina secara terbuka membantah klaim tersebut.
Saat ditanya mengenai perbedaan pernyataan itu, Trump bersikeras bahwa kesepakatan telah tercapai.
âMereka sepakat. Anda tahu kenapa? Karena saya mengatakan, âKalian setujuââitulah alasannya. Mereka setuju karena saya mengatakan mereka setuju, dan masalah itu harus diselesaikan,â ujarnya.
Trump juga memberikan penilaiannya mengenai kesediaan kedua pemimpin untuk berunding. Menurut dia, Putin lebih berminat mencapai kesepakatan dibandingkan Zelenskyy.
âSaya kira sebenarnya Putin lebih ingin membuat kesepakatan daripada Zelenskyy,â kata Trump.
Dalam pernyataan terpisah pada Senin (12/10) saat menghadiri kampanye di Ohio, Trump mengatakan Russia dan Ukraina ingin âmembuat kesepakatanâ.
âKebencian langsung muncul di antara kedua pemimpin. Namun, kami juga akan mencapai kesepakatan itu,â katanya.
Trump mengira mencapai kesepakatan adalah hal yang mudah, namun kenyataannya kedua pemimpin tersebut saling membenci sehingga kata sepakat kemungkinan sedikit sulit. Ant
- Vladimir Putin
- Volodymyr Zelenskyy
- donald trump
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
PP PBVSI Targetkan Perunggu untuk Timnas Voli Putra Indonesia di Asian Games 2026
-
Vaksin Indonesia Tembus Afrika! Ekspor Perdana 8,4 Juta Dosis ke 4 Negara
-
Rantai Nilai EV-Biofuel Digenjot, Hilirisasi Rendah Karbon Dipacu
-
Atasi Antrean Ketapang-Gilimanuk, Otoritas Pelabuhan dan Sopir Truk Sepakati Pengalihan Truk di Atas 30 Ton ke Dermaga LCM
-
Kejahatan Ponsel di Brasil Makin Mengerikan, HP Dicuri hingga Rekening Dikuras
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.