Prabowo Dijadwalkan Resmikan Pagar Gajah Way Kambas, Solusi Baru Atasi Konflik Manusia dan Gajah

Rabu, 14 Okt 2026, 00:06 WIB

LAMPUNG TIMUR - Peresmian Pagar Gajah Way Kambas sepanjang 138 Km di Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung diagendakan dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada akhir Oktober 2026.

"Iya jadi, informasinya akhir bulan," kata Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, saat dihubungi di Lampung Timur, Selasa.

Ket. Foto: View Deck Gajah atau menara pemantau gajah di sekitar kawasan hutan Way Kambas, Desa Braja Kencana Kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur. — Sumber: Antara foto

Pagar dan tanggul gajah Way Kambas merupakan program Bantuan Presiden (Banpres) Prabowo Subianto untuk mengatasi konflik manusia dengan gajah yang telah terjadi berpuluh tahun.

Program pagar dan tanggul gajah sepanjang 138 km di Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung ini disambut gembira oleh masyarakat desa penyangga sekitar kawasan hutan.

Bagi masyarakat Desa Braja Luhur, salah satu desa penyangga Hutan Way Kambas, pembangunan tanggul dinilai sesuai harapan mereka.

"Masyarakat senang adanya tanggul gajah di desa kami" ujar Kepala Desa Braja Luhur, Supratikno.

Dia meyakini, tanggul gajah akan efektif menangkal gajah memasuki area pertanian warganya.

"Tinggi dan kemiringan tanggul sesuai yang diharapkan sehingga akan efektif mencegah gajah melewati tanggul," jelasnya.

Di Desa Braja Kencana, pagar gajah panjangnya 3 km. Sekitar 1 km, diantaranya telah terpasang 100 %, kata Heru Setiawan, Kades Braja Kencana.

"Dampak positif adanya pagar gajah, dan tanggul gajah, di Desa Braja Kencana sudah tidak ada lagi gajah memasuki lahan pertanian masyarakat," tambahnya.

Menurut Kepala Desa Braja Kencana, selain pagar, dan tanggul, pemerintah membangun view deck gajah (menara pengawas gajah). Keberadaan view deck gajah memberi dampak ekonomis bagi masyarakat. Gajah gajah liar yang sering muncul di pinggiran hutan dapat dipantau dari view deck tersebut.

"Pagar Gajah, Tanggul Gajah, dan Menara Pengawas Gajah menjadi peluang wisata desa kami, yang akan kami kembangkan. Karena saat ini area di sekitar view deck gajah ramai dikunjungi warga," terangnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.