Pemkab Kolaka Salurkan Bantuan Kambing Tingkatkan Ekonomi Peternak

Rabu, 14 Okt 2026, 15:26 WIB

KOLAKA, SULTRA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka menyalurkan bantuan 149 ekor ternak kambing dan 10 ekor babi guna mendorong peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat peternak di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

"Tujuan utamanya ini adalah meningkatkan ekonomi peternak, karena adanya bantuan ini secara otomatis pasti perekonomian bertambah," kata Kepala Bidang Peternakan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kolaka drh Kasmawati di Kolaka, Rabu.

Ket. Foto: Dinas Perkebunan dan Peternakan Kolaka saat menyalurkan bantuan ternak kambing untuk masyarakat di Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara. — Sumber: ANTARA/HO-Pemkab Kolaka

Kasmawati menyebutkan bahwa bantuan ternak tersebut diberikan kepada 15 kelompok penerima yang berada di Kecamatan Toari, Watubangga, Polinggona, Tanggetada dan Samaturu dengan rata-rata tiap kelompok menerima 10 ekor ternak pada periode 2026.

"Jadi, untuk penyaluran bantuannya itu ada di Toari, Watubangga, Polinggona, Tanggetada dan Samaturu," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa untuk menjamin keberlanjutan bantuan ternak tersebut pihaknya menerapkan skema pengawasan berkala atau monitoring setelah penyerahan ternak tersebut untuk melihat perkembangan hewan ternaknya.

"Tim teknis kami turun melakukan verifikasi (CPCL) sebelum bantuan disalurkan, lalu melakukan monitoring tujuh hari setelah ternak diserahkan. Jika ada kematian ternak di fase awal, kami masih bisa meminta penggantian kepada pihak penyedia. Selanjutnya, pengawasan rutin dilakukan berkala setiap bulan," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa untuk mendapatkan bantuan penerima manfaat wajib memenuhi sejumlah syarat teknis dasar, di antaranya tergabung dalam kelompok peternak, memiliki kandang khusus ternak, serta mempunyai ketersediaan lahan pakan mandiri.

Kasmawati menegaskan bahwa evaluasi ketat akan terus dilakukan. Kelompok tani yang terbukti melanggar aturan seperti menjual ternak tanpa alasan yang sah akan dimasukkan dalam daftar evaluasi khusus dan tidak akan lagi diberikan alokasi bantuan di masa mendatang.

"Kami berharap kelompok penerima dapat memelihara ternak dengan baik sehingga populasi ternak berkembang dan memberi dampak nyata bagi taraf hidup mereka," tambahnya.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.